Showing posts with label baking soda. Show all posts
Showing posts with label baking soda. Show all posts
Kerah Blus Tetap Putih

Jengkel karena blus putih kerahnya sering dekil akibat terkena keringat? Untuk mengatasinya, sebelum dicuci gosoklah dengan kapur tulis. Diamkan sampai meresap. Setelah itu baru dicuci seperti biasa.

Atau olesi kerah blus dengan sampo yang dapat melarutkan lemak. Diamkan beberapa saat, baru dicuci seperti biasa sambil dikucek-kucek.

Cara lain, buat larutan air hangat dan cuka, dengan perbandingan 50:1. Gosok bagian yang terkena noda keringat dengan larutan tersebut.

Bisa juga dengan mengolesi bagian yang terkan noda keringat dengan baking soda yang diberi sedikit air. Diamkan selama 30 menit, lalu cuci seperti biasa.

Kalau anda mempunyai aspirin, ambil 2 tablet lalu larutkan dalam air. Cuci pakaian tersebut dengan air larutan aspirin. Setelah itu cuci seperti biasa.
Merawat Kompor

Agar kompor selalu tampak bersih, bersihkan setiap hari. Seminggu sekali, saat melap tungku, oleskan vaselin agar kotorannya ikut terangkat dan sekaligus melindunginya dari karat.

Bila kompor sudah dingin, bersihkan kotorannya dengan tisu kasar. Setelah itu, buat adonan baking soda dan air dengan perbandingan 3 : 2. Taruh adonan ini di lap, gosokkan ke seluruh permukaan kompor. Ambil spons untuk mengangkat sisa-sisa adonan. Terakhir, dilap dengan lap kering hingga seluruh permukaan kompor benar-benar kering.

Atau ambil bawang merah besar, potong menjadi 2 bagian, lalu gosok-gosokkan ke noda di kompor. Maka noda pun akan menjadi hilang.
Membersihkan Panci dan Wajan

Bila panci atau wajan sudah kusam, jangan buru-buru dibuang. Rebus bayam sampai mendidih dalam peralatan masak tersebut. Biarkan mendidih selama beberapa waktu, baru kemudian matikan api. Panci atau wajan pun akan kinclong kembali. Hal ini disebabkan karena asam oksalat yang terkandung dalam bayan.

Atau buat larutan 1 cangkir, 2 sendok makan baking soda, setengah cangkir cuka. Taruh larutan ini dalam panci atau wajan yang kusam lalu rebus selama 10 - 15 menit.

Panci aluminium akan berkilau kembali bila digunakan untuk memasak potongan tomat, apel atau kentang.

Panci dan wajan baru sebaiknya sebelum dipakai, dibersihkan dulu agar kalau sampai bahannya luntur, tidak terkena makanan yang dimasak. Caranya, rebus beberapa helai daun bambu kira-kira selama 1 jam dengan panci atau wajan itu. Kalau masih ada lunturan, ulangi proses ini.

Panci atau wajan yang berkerak dapat dibersihkan dengan cara menyiramkan larutan garam dan cuka. Dengan cara ini, kerak akan hilang dengan sendirinya.
Gelas Bernoda

Noda teh atau kopi yang membandel pada gelas dapat dihilangkan dengan garam. Gosoklah noda dengan garam kasar. Setelah itu cuci seperti biasa.

Ambil jeruk nipis atau belimbing wuluh lalu potong-potong. Gosokkan jeruk atau belimbing wuluh pada noda. Diamkan beberapa saat. Terakhir cuci seperti biasa.

Pada mug keramik, noda teh atau kopi dapat dibersihkan dengan baking soda. Taburkan sedikit baking soda pada noda. Lalu gosok dengan sabut. Akhirnya cuci seperti biasa.
Membersihkan Bekas Hangus

Untuk membersihkan bekas hangus, taburi panci atau wajan dengan sabun bubuk agak banyak lalu beri sedikit air. Masaklah air itu sampai mendidih. Setelah api dimatikan biarkan air rebusan tetap dalam panci atau wajan selama beberapa jam. Biasanya sisa-sisa makanan hangus yang menempel itu akan lepas.

Atau isi panci/wajan dengan air, garam, cuka atau jeruk nipis. Rebus air larutan ini sampai mendidih. Setelah itu, matikan kompor dan biarkan air rebusan tetap dalam panci atau wajan hingga dingin. Setelah itu cuci dengan sabun sambil digosok agak kuat. Bila panci atau wajan dilapisi dengan teflon, jangan menggosok terlalu kuat.

Cara lain, isi panci atau wajan dengan air panas lalu tambahkan beberapa sendok baking soda. Rebus larutan ini sampai kerak hangusnya lepas.

Bisa juga dengan merebus irisan bawang. Caranya, irisan-irisan bawang merah direbus dengan sedikit air. Tak lama kemudian, bagian yang hangus akan mengapung di permukaan air.

Noda hangus yang membandel pada pirex dapat dihilangkan dengan mengisi air hangat ditambah 1 sendok makan baking soda. Diamkan selama 1 jam. Setelah itu cuci seperti biasa.

Atau rendam pirex dalam air yang diberi kaporit selama 1-2 jam. Setelah itu cuci seperti biasa.
Bak Cuci Piring Tetap Bersih

Bak cuci dan rak piring bisa menjadi sarang bakteri. Karena itu, kedua benda itu harus sering dicuci dengan air panas setelah digunakan.

Bak cuci piring yang terbuat dari stainless steel tidak terlalu membutuhkan perawatan yang sulit. Setiap kali sehabis mencuci, cukup dibersihkan dengan bubuk pembersih stainless steel. Lalu dibilas dengan air panas. Terakhir, keringkan dengan lap.

Bisa juga seluruh bak cuci piring digosok dengan larutan baking soda yang diberi sedikit air dan cuka. Selanjutnya, lalukan seperti di atas.

Setelah dibersihkan, gosok bak cuci piring dengan lap yang diberi beberapa tetes baby oil.

Bila ada noda air atau karat, atau kerak kapur, gosoklah bak cuci piring dengan lap yang sudah dibasahi dengan cuka, spiritus, atau alkohol. Noda karat pada bak cuci piring dari metal bisa dihilangkan dengan lap yang sudah dicelupkan ke bensin.
Tempat Cuci Tangan Mampat

Nyalakan kran di tempat cuci tangan, lalu tuangi 2 sendok makan soda api pada lubangnya, diamkan sekitar setengah jam. Soda api akan melarutkan kotoran yang menyumbat saluran. Terakhir, kucurkan kira-kira 1 sampai 2 ember air ke tempat cuci tangan untuk melarutkan soda api yang masih tersisa.

Atau ambil 1 cangkir garam dan 1 cangkir baking soda lalu tuang ke saluran buangan. Setelah itu, siram dengan 1 ketel air panas. Sebaiknya tempat cuci tangan jangan digunakan dulu selama beberapa jam.

Bisa juga anda menggunakan alat penyedot. Untuk itu, tutuplah lubang pelimpahan dengan kain bekas agar air yang sudah turun tidak naik lagi dan kemudian kelaur dari lubang pelimpahan itu. Lalu isi tempat cuci tangan dengan air kira-kira setinggi 10 cm. Setelah itu mulailah menyedot. Lakukan 10 - 12 kali.
Membersihkan Karpet

Bila anda tidak tahu penyebab noda tersebut. Perciki sedikit cairan pembersih kaca. Lalu tekan-tekan dengan lap bersih yang menyreap air atau spons. Setelah itu, bersihkan dengan lap yang diberi air hangat. Terakhir keringkan dengan spons atau lap kering.

Noda yang masih baru pada karpet paling baik kalau segera dibersihkan dengan menggunakan air bersih. Tuangkan sedikit air pada noda itu. Gosok lalu keringkan.

Karpet terkena noda darah? Segera ambil spons dan celupkan ke air bersih. Usap spons ke noda sampai nodanya memudar.

Bila terkena noda tinta, segera ambil bubuk cream of tartar yang diberi perasan air jeruk nipis (lemon). Gosokkan larutan ini pada noda dengan lap atau spons bersih. Diamkan selama beberapa menit. Bersihkan bubuk itu dengan sikat bersih lalu ambil sisa bubuk tersebut dengan spons yang sebelumnya dicelupkan ke air hangat. Ulangi beberapa kali. Hati-hati, tetesan air jeruk nipis jangan sampai jatuh ke karpet.

Bila noda tintanya tidak hebat, dapat dibersihkan dengan larutan cuka yang dicampur dengan jeruk nipis (lemon). Atau ambil lap lalu tetesi alkohol agak banyak. Gosok noda tinta dengan lap tersebut.

Untuk noda susu, teh atau kopi, teteskan air deterjen lembut pada noda tersebut. Ambil spons lalu rendam ke air hangat dan peras. Usapkan spons ke karpet yang diberi air deterjen tadi. Setelah itu keringkan dengan lap atau spons kering.

Bila noda minyak pelumas, taburkan bubuk soda kue pada noda dan diamkan selama 1 jam agar minyak pelumasnya terserap. Setelah itu gosok perlahan-lahan. Ulangi beberapa kali.

Cara lain, ambil bensin atau tanah lempung lalu campurkan dengan sedikit cuka. Gosokkan larutan ini pada noda minyak pelumas dengan lap atau spons. Lakukan terus sampai nodanya hilang.

Bila karpet kejatuhan telur, segera bersihkan degan larutan air garam. Usahakan karpetnya jangan terlalu basah. Terakhir dilap dengan lap, tisu atau spons.

Bila karpet tercecer lumpur, segera taburi garam atau baking soda di tempat itu. Diamkan sampai kering, setelah itu sedot dengan vacuum cleaner.

Karpet yang terkena permen karet, atasi segera dengan es batu. Caranya, masukkan es batu ke dalam kantung plastik, gosokkan pada noda itu. Angkat sedapatnya. Setelah itu, ambil vaselin dan rolkan ke sisa permen karet.

Agar karpet tidak berubah warna dan tetap cemerlang, saat membersihkannya (setelah noda hilang), gunakan air dicampur cuka, jeruk nipis, atau boraks yang disikatkan perlahan pada karpet.
Noda pada Wallpaper

Bila dinding rumah anda menggunakan wallpaper, bersihkan setiap noda dengan setip putih.

Bila tak mau hilang, buat larutan baking soda dan sedikit air. Lalu gosokkan ke noda. Setelah itu, bersihkan dengan spons bersih.

Atau ambil satu sendok makan maizena, campurkan dengan sedikit air. Oleskan larutan ini ke noda dan diamkan sampai kering. Setelah itu gosok dengan sikat gigi halus atau lap basah.

Coretan Crayon pada Wallpaper

Kalau nodanya berupa crayon, coba gosok dengan sabut stainless steel (bisa dibeli di pasar swalayan) yang diberi bubuk deterjen. Gosok perlahan-lahan. Akhirnya, bilas dengan lap basah sampai sisa sabunnya hilang.

Cara lain dengan memberi sedikit baking soda pada lap basah lalu gosokkan ke wallpaper. Kemudian bilas dengan lap basah.