Noda Karat
Masak air di ketel, lalu pakaian yang terkena noda karat dijerang ke uap panas ketel sambil diberi perasan air jeruk nipis. Lalu kucek beberapa saat. Setelah itu cuci seperti biasa.
Atau tetesi bagian yang berkarat dengan cuka dan garam. Lalu gosok sampai bersih. Setelah itu cuci kain dengan sabun. Ulangi cara ini sampai noda karatnya hilang.
Cara lain, teteskan air jeruk nipis pada bagian pakaian yang bernoda karat. Sementara itu ambil kain bersih dan celupkan ke air. Lalu taruh kain di atas noda. Setelah itu setrika pakaian yang ditutup kain bersih. Ulangi beberapa kali maka noda karat pun akan hilang.
Showing posts with label garam. Show all posts
Showing posts with label garam. Show all posts
Noda Darah
Bersihkan noda darah dengan air garam. Setelah noda hilang, bilas pakaian dengan air hangat. Terakhir cuci seperti biasa.
Bila kain yang bernoda perlu di-dry-clean, sebelum diserahkan ke laundry, olesi noda dengan sagu yang diberi sedikit air. Setelah kering, bersihkan dengan sikat lembut. Noda pun akan memudar. Segera setelah itu bawa tekstil ke laundry untuk di-dry-clean.
Bersihkan noda darah dengan air garam. Setelah noda hilang, bilas pakaian dengan air hangat. Terakhir cuci seperti biasa.
Bila kain yang bernoda perlu di-dry-clean, sebelum diserahkan ke laundry, olesi noda dengan sagu yang diberi sedikit air. Setelah kering, bersihkan dengan sikat lembut. Noda pun akan memudar. Segera setelah itu bawa tekstil ke laundry untuk di-dry-clean.
Membersihkan Oven
Saat memanggang di oven, kadang ada masakan yang tercecer. Untuk membersihkannya, segera setelah memanggang taburi garam di tempat yang bernoda. Setelah oven dingin, kotoran pun dapat dengan mudah dibersihkan.
Kalau oven terbuat dari email, setiap kali habis pakai dilap dengan lap basah yang diberi sedikit deterjen. Sebaiknya, bersihkan oven saat masih panas. Bila ada noda, bersihkan dengan alkohol.
Saat memanggang di oven, kadang ada masakan yang tercecer. Untuk membersihkannya, segera setelah memanggang taburi garam di tempat yang bernoda. Setelah oven dingin, kotoran pun dapat dengan mudah dibersihkan.
Kalau oven terbuat dari email, setiap kali habis pakai dilap dengan lap basah yang diberi sedikit deterjen. Sebaiknya, bersihkan oven saat masih panas. Bila ada noda, bersihkan dengan alkohol.
Merawat Talenan Kayu
Talenan kayu baru hendaknya tidak langsung dipakai tapi olesi dengan minyak goreng, lalu tutup dengan serbet atau aluminium foil. Diamkan selama 2 hari. Setelah itu bersihkan talenan dengan tisu dapur, kemudian cuci dengan sabun.
Agar talenan kayu tidak kusam, anda perlu sering mengolesinya dengan minyak goreng.
Atau taburi talenan dengan garam lalu gosok dengan irisan jeruk nipis. Kotoran pun akan mudah diangkat. Cara lain, olesi talenan dengan air perasan jeruk nipis. Diamkan selama 1 malam. Keesokan harinya bilas dan cuci dengan sabun.
Selain itu, setiap kali selesai menggunakan talenan, bersihkan kotoran yang menempel dengan cara mengeroknya dengan pisau. Karena kotoran itu mungkin saja mengandung bakteri yang dapat mengkontaminasi makanan. Namun ini tak perlu terlalu dikhawatirkan karena kayu secara alami dapat membunuh bakteri.
Jangan pernah merendam talenan kayu dalam air karena akan menyebabkan talenan berbau tidak sedap.
Bila talenan berbau amis, gosok talenan dengan cuka atau jeruk nipis. Setelah itu cuci seperti biasa.
Talenan kayu baru hendaknya tidak langsung dipakai tapi olesi dengan minyak goreng, lalu tutup dengan serbet atau aluminium foil. Diamkan selama 2 hari. Setelah itu bersihkan talenan dengan tisu dapur, kemudian cuci dengan sabun.
Agar talenan kayu tidak kusam, anda perlu sering mengolesinya dengan minyak goreng.
Atau taburi talenan dengan garam lalu gosok dengan irisan jeruk nipis. Kotoran pun akan mudah diangkat. Cara lain, olesi talenan dengan air perasan jeruk nipis. Diamkan selama 1 malam. Keesokan harinya bilas dan cuci dengan sabun.
Selain itu, setiap kali selesai menggunakan talenan, bersihkan kotoran yang menempel dengan cara mengeroknya dengan pisau. Karena kotoran itu mungkin saja mengandung bakteri yang dapat mengkontaminasi makanan. Namun ini tak perlu terlalu dikhawatirkan karena kayu secara alami dapat membunuh bakteri.
Jangan pernah merendam talenan kayu dalam air karena akan menyebabkan talenan berbau tidak sedap.
Bila talenan berbau amis, gosok talenan dengan cuka atau jeruk nipis. Setelah itu cuci seperti biasa.
Merawat Peralatan Aluminium
Peralatan aluminium anda sudah kusam? Coba ambil belau secukupnya, lalu beri sedikit air. Remas-remas larutan belau hingga hancur. Setelah itu gosokkan ke peralatan aluminium sambil diberi sedikit air bila perlu. Dalam sekejap peralatan pun menjadi kinclong. Terakhir cuci seperti biasa.
Atau buat campuran abu gosok, sabun colek, dan garam kasar. Gosokkan campuran ini ke peralatan aluminium yang kusam. Peralatan pun akan kembali bersih. Lalu cuci seperti biasa.
Kalau peralatan aluminium hitam akibat oksidasi, isi dengan air yang diberi cuka, air perasan jeruk nipis, atau belimbing wuluh. Didihkan larutan tersebut selama 15 menit. Kotoran pun akan mudah lepas.
Peralatan aluminium anda sudah kusam? Coba ambil belau secukupnya, lalu beri sedikit air. Remas-remas larutan belau hingga hancur. Setelah itu gosokkan ke peralatan aluminium sambil diberi sedikit air bila perlu. Dalam sekejap peralatan pun menjadi kinclong. Terakhir cuci seperti biasa.
Atau buat campuran abu gosok, sabun colek, dan garam kasar. Gosokkan campuran ini ke peralatan aluminium yang kusam. Peralatan pun akan kembali bersih. Lalu cuci seperti biasa.
Kalau peralatan aluminium hitam akibat oksidasi, isi dengan air yang diberi cuka, air perasan jeruk nipis, atau belimbing wuluh. Didihkan larutan tersebut selama 15 menit. Kotoran pun akan mudah lepas.
Menjaga Pecah Belah Tetap Utuh
Barang pecah belah cepat pecah. Untuk menghindarinya, rendam barang-barang pecah belah baru yang terbuat dari porselin dalam air garam selama 10 menit. Setelah itu rebuslah bersama air garam hingga mendidih. Kemudian angkat dari api. Biarkan barang-barang tersebut dalam rendaman sampai airnya dingin kembali. Barang pecah belah pun akan lebih awet.
Barang pecah belah cepat pecah. Untuk menghindarinya, rendam barang-barang pecah belah baru yang terbuat dari porselin dalam air garam selama 10 menit. Setelah itu rebuslah bersama air garam hingga mendidih. Kemudian angkat dari api. Biarkan barang-barang tersebut dalam rendaman sampai airnya dingin kembali. Barang pecah belah pun akan lebih awet.
Membersihkan Panci dan Wajan
Bila panci atau wajan sudah kusam, jangan buru-buru dibuang. Rebus bayam sampai mendidih dalam peralatan masak tersebut. Biarkan mendidih selama beberapa waktu, baru kemudian matikan api. Panci atau wajan pun akan kinclong kembali. Hal ini disebabkan karena asam oksalat yang terkandung dalam bayan.
Atau buat larutan 1 cangkir, 2 sendok makan baking soda, setengah cangkir cuka. Taruh larutan ini dalam panci atau wajan yang kusam lalu rebus selama 10 - 15 menit.
Panci aluminium akan berkilau kembali bila digunakan untuk memasak potongan tomat, apel atau kentang.
Panci dan wajan baru sebaiknya sebelum dipakai, dibersihkan dulu agar kalau sampai bahannya luntur, tidak terkena makanan yang dimasak. Caranya, rebus beberapa helai daun bambu kira-kira selama 1 jam dengan panci atau wajan itu. Kalau masih ada lunturan, ulangi proses ini.
Panci atau wajan yang berkerak dapat dibersihkan dengan cara menyiramkan larutan garam dan cuka. Dengan cara ini, kerak akan hilang dengan sendirinya.
Bila panci atau wajan sudah kusam, jangan buru-buru dibuang. Rebus bayam sampai mendidih dalam peralatan masak tersebut. Biarkan mendidih selama beberapa waktu, baru kemudian matikan api. Panci atau wajan pun akan kinclong kembali. Hal ini disebabkan karena asam oksalat yang terkandung dalam bayan.
Atau buat larutan 1 cangkir, 2 sendok makan baking soda, setengah cangkir cuka. Taruh larutan ini dalam panci atau wajan yang kusam lalu rebus selama 10 - 15 menit.
Panci aluminium akan berkilau kembali bila digunakan untuk memasak potongan tomat, apel atau kentang.
Panci dan wajan baru sebaiknya sebelum dipakai, dibersihkan dulu agar kalau sampai bahannya luntur, tidak terkena makanan yang dimasak. Caranya, rebus beberapa helai daun bambu kira-kira selama 1 jam dengan panci atau wajan itu. Kalau masih ada lunturan, ulangi proses ini.
Panci atau wajan yang berkerak dapat dibersihkan dengan cara menyiramkan larutan garam dan cuka. Dengan cara ini, kerak akan hilang dengan sendirinya.
Ketel Tetap Bersih
Ketel yang sudah lama dipakai, perlu dibersihkan karena berkerak. Untuk itu isi ketel dengan air yang diberi garam. Didihkan air garam selama setengah jam. Setelah itu, angkat dan dinginkan. Kocok-kocok air dalam ketel sampai keraknya lepas.
Atau isi ketel dengan air, cuka, dan garam. Lalu diamkan semalaman. Keesokan harinya, kerak ketel pun akan lepas dengan mudah.
Bisa juga dengan mengisi penuh ketel dengan air lalu masukkan segenggam daun kumis kucing. Rebus sampai airnya mendidih, setelah itu, diamkan air rebusan selama semalam. Keesokan harinya, kerak pun akan dengan mudah dikelupas.
Ketel yang sudah lama dipakai, perlu dibersihkan karena berkerak. Untuk itu isi ketel dengan air yang diberi garam. Didihkan air garam selama setengah jam. Setelah itu, angkat dan dinginkan. Kocok-kocok air dalam ketel sampai keraknya lepas.
Atau isi ketel dengan air, cuka, dan garam. Lalu diamkan semalaman. Keesokan harinya, kerak ketel pun akan lepas dengan mudah.
Bisa juga dengan mengisi penuh ketel dengan air lalu masukkan segenggam daun kumis kucing. Rebus sampai airnya mendidih, setelah itu, diamkan air rebusan selama semalam. Keesokan harinya, kerak pun akan dengan mudah dikelupas.
Membersihkan Barang Kristal
Barang-barang yang terbuat dari kristal (seperti botol, tempat air, gelas, atau jambangan) yang bagian dalamnya kusam bisa dibersihkan dengan campuran garam dan cuka hangat. Aduk larutan tersebut lalu gosokkan ke barang kristal dengan hati-hati, kemudian bilas.
Barang-barang yang terbuat dari kristal (seperti botol, tempat air, gelas, atau jambangan) yang bagian dalamnya kusam bisa dibersihkan dengan campuran garam dan cuka hangat. Aduk larutan tersebut lalu gosokkan ke barang kristal dengan hati-hati, kemudian bilas.
Gelas Bernoda
Noda teh atau kopi yang membandel pada gelas dapat dihilangkan dengan garam. Gosoklah noda dengan garam kasar. Setelah itu cuci seperti biasa.
Ambil jeruk nipis atau belimbing wuluh lalu potong-potong. Gosokkan jeruk atau belimbing wuluh pada noda. Diamkan beberapa saat. Terakhir cuci seperti biasa.
Pada mug keramik, noda teh atau kopi dapat dibersihkan dengan baking soda. Taburkan sedikit baking soda pada noda. Lalu gosok dengan sabut. Akhirnya cuci seperti biasa.
Noda teh atau kopi yang membandel pada gelas dapat dihilangkan dengan garam. Gosoklah noda dengan garam kasar. Setelah itu cuci seperti biasa.
Ambil jeruk nipis atau belimbing wuluh lalu potong-potong. Gosokkan jeruk atau belimbing wuluh pada noda. Diamkan beberapa saat. Terakhir cuci seperti biasa.
Pada mug keramik, noda teh atau kopi dapat dibersihkan dengan baking soda. Taburkan sedikit baking soda pada noda. Lalu gosok dengan sabut. Akhirnya cuci seperti biasa.
Membersihkan Bekas Hangus
Untuk membersihkan bekas hangus, taburi panci atau wajan dengan sabun bubuk agak banyak lalu beri sedikit air. Masaklah air itu sampai mendidih. Setelah api dimatikan biarkan air rebusan tetap dalam panci atau wajan selama beberapa jam. Biasanya sisa-sisa makanan hangus yang menempel itu akan lepas.
Atau isi panci/wajan dengan air, garam, cuka atau jeruk nipis. Rebus air larutan ini sampai mendidih. Setelah itu, matikan kompor dan biarkan air rebusan tetap dalam panci atau wajan hingga dingin. Setelah itu cuci dengan sabun sambil digosok agak kuat. Bila panci atau wajan dilapisi dengan teflon, jangan menggosok terlalu kuat.
Cara lain, isi panci atau wajan dengan air panas lalu tambahkan beberapa sendok baking soda. Rebus larutan ini sampai kerak hangusnya lepas.
Bisa juga dengan merebus irisan bawang. Caranya, irisan-irisan bawang merah direbus dengan sedikit air. Tak lama kemudian, bagian yang hangus akan mengapung di permukaan air.
Noda hangus yang membandel pada pirex dapat dihilangkan dengan mengisi air hangat ditambah 1 sendok makan baking soda. Diamkan selama 1 jam. Setelah itu cuci seperti biasa.
Atau rendam pirex dalam air yang diberi kaporit selama 1-2 jam. Setelah itu cuci seperti biasa.
Untuk membersihkan bekas hangus, taburi panci atau wajan dengan sabun bubuk agak banyak lalu beri sedikit air. Masaklah air itu sampai mendidih. Setelah api dimatikan biarkan air rebusan tetap dalam panci atau wajan selama beberapa jam. Biasanya sisa-sisa makanan hangus yang menempel itu akan lepas.
Atau isi panci/wajan dengan air, garam, cuka atau jeruk nipis. Rebus air larutan ini sampai mendidih. Setelah itu, matikan kompor dan biarkan air rebusan tetap dalam panci atau wajan hingga dingin. Setelah itu cuci dengan sabun sambil digosok agak kuat. Bila panci atau wajan dilapisi dengan teflon, jangan menggosok terlalu kuat.
Cara lain, isi panci atau wajan dengan air panas lalu tambahkan beberapa sendok baking soda. Rebus larutan ini sampai kerak hangusnya lepas.
Bisa juga dengan merebus irisan bawang. Caranya, irisan-irisan bawang merah direbus dengan sedikit air. Tak lama kemudian, bagian yang hangus akan mengapung di permukaan air.
Noda hangus yang membandel pada pirex dapat dihilangkan dengan mengisi air hangat ditambah 1 sendok makan baking soda. Diamkan selama 1 jam. Setelah itu cuci seperti biasa.
Atau rendam pirex dalam air yang diberi kaporit selama 1-2 jam. Setelah itu cuci seperti biasa.
Kata Kunci
baking soda,
bawang,
cuka,
garam,
jeruk nipis,
kaporit,
panci,
pirex,
sabun bubuk,
teflon,
wajan
Terganggu Bau Plastik
Wadah dari plastik kerap berbau tidak enak. Untuk menghilangkannya, masukkan koran atau arang ke wadah. Diamkan selama beberapa hari.
Atau masak air teh yang agak kental sebanyak setengah liter, lalu tambahkan sedikit garam. Setelah teh agak dingin, tuang ke dalam wadah plastik. Lalu kocok selama 10 menit. Buang airnya dan cuci seperti biasa.
Cara lain, ambil air secukupnya lalu campurkan dengan 1 sendok makan cuka biang. Kocok dan diamkan selama 1 malam. Cuci bersih dan bilas.
Wadah dari plastik kerap berbau tidak enak. Untuk menghilangkannya, masukkan koran atau arang ke wadah. Diamkan selama beberapa hari.
Atau masak air teh yang agak kental sebanyak setengah liter, lalu tambahkan sedikit garam. Setelah teh agak dingin, tuang ke dalam wadah plastik. Lalu kocok selama 10 menit. Buang airnya dan cuci seperti biasa.
Cara lain, ambil air secukupnya lalu campurkan dengan 1 sendok makan cuka biang. Kocok dan diamkan selama 1 malam. Cuci bersih dan bilas.
Peralatan Masak Bau Amis
Sehabis memasak ikan atau makanan laut lainnya, peralatan masak kerap masih tetap bau amis walau sudah dicuci bersih. Untuk menghilangkan bau amis, setelah dicuci, gunakan untuk merebus ampas daun teh selama setengah jam. Maka bau amis pun akan hilang.
Atau tuang cuka pada peralatan masak lalu gosok sampai merata. Setelah itu, cuci peralatan masak seperti biasa.
Bisa juga dengan menyangrai garam pada peralatan masak yang bau amis. Setelah itu, buang garam dan olesi peralatan masak dengan minyak.
Sehabis memasak ikan atau makanan laut lainnya, peralatan masak kerap masih tetap bau amis walau sudah dicuci bersih. Untuk menghilangkan bau amis, setelah dicuci, gunakan untuk merebus ampas daun teh selama setengah jam. Maka bau amis pun akan hilang.
Atau tuang cuka pada peralatan masak lalu gosok sampai merata. Setelah itu, cuci peralatan masak seperti biasa.
Bisa juga dengan menyangrai garam pada peralatan masak yang bau amis. Setelah itu, buang garam dan olesi peralatan masak dengan minyak.
Membersihkan Gelas Sikat Gigi
Sekali seminggu sebaiknya gelas sikat gigi dicuci denganlarutan air panas yang diberi garam. Dengan demikian, tidak akan terbentuk lapisan keputihan pada gelas.
Sekali seminggu sebaiknya gelas sikat gigi dicuci denganlarutan air panas yang diberi garam. Dengan demikian, tidak akan terbentuk lapisan keputihan pada gelas.
Tempat Cuci Tangan Mampat
Nyalakan kran di tempat cuci tangan, lalu tuangi 2 sendok makan soda api pada lubangnya, diamkan sekitar setengah jam. Soda api akan melarutkan kotoran yang menyumbat saluran. Terakhir, kucurkan kira-kira 1 sampai 2 ember air ke tempat cuci tangan untuk melarutkan soda api yang masih tersisa.
Atau ambil 1 cangkir garam dan 1 cangkir baking soda lalu tuang ke saluran buangan. Setelah itu, siram dengan 1 ketel air panas. Sebaiknya tempat cuci tangan jangan digunakan dulu selama beberapa jam.
Bisa juga anda menggunakan alat penyedot. Untuk itu, tutuplah lubang pelimpahan dengan kain bekas agar air yang sudah turun tidak naik lagi dan kemudian kelaur dari lubang pelimpahan itu. Lalu isi tempat cuci tangan dengan air kira-kira setinggi 10 cm. Setelah itu mulailah menyedot. Lakukan 10 - 12 kali.
Nyalakan kran di tempat cuci tangan, lalu tuangi 2 sendok makan soda api pada lubangnya, diamkan sekitar setengah jam. Soda api akan melarutkan kotoran yang menyumbat saluran. Terakhir, kucurkan kira-kira 1 sampai 2 ember air ke tempat cuci tangan untuk melarutkan soda api yang masih tersisa.
Atau ambil 1 cangkir garam dan 1 cangkir baking soda lalu tuang ke saluran buangan. Setelah itu, siram dengan 1 ketel air panas. Sebaiknya tempat cuci tangan jangan digunakan dulu selama beberapa jam.
Bisa juga anda menggunakan alat penyedot. Untuk itu, tutuplah lubang pelimpahan dengan kain bekas agar air yang sudah turun tidak naik lagi dan kemudian kelaur dari lubang pelimpahan itu. Lalu isi tempat cuci tangan dengan air kira-kira setinggi 10 cm. Setelah itu mulailah menyedot. Lakukan 10 - 12 kali.
Tirai Kamar Mandi
Tirai kamar mandi tidak akan berjamur bila sebelum dipasang/digantung, direndam dalam air garam.
Kalau tirai tersebut sudah telanjur jamuran, semprotkan bagian yang menghitam dengan bahan pemutih (bleaching) yang sudah dicampur sedikit air, biarkan selama sekitar setengah jam, lalu bilas dengan air bersih. Tirai akan bersih kembali.
Tirai kamar mandi tidak akan berjamur bila sebelum dipasang/digantung, direndam dalam air garam.
Kalau tirai tersebut sudah telanjur jamuran, semprotkan bagian yang menghitam dengan bahan pemutih (bleaching) yang sudah dicampur sedikit air, biarkan selama sekitar setengah jam, lalu bilas dengan air bersih. Tirai akan bersih kembali.
Membersihkan Kran
Gosok kran dengan bubuk pembersih untuk stainless steel. Lalu bilas dengan air panas. Terakhir, kran dilap sampai kering.
Atau buat larutan 1/2 sendok makan air garam yang dicampur asam. Ambil lap atau tapas, celupkan ke larutan ini. Lalu gosok kran dengan lap atau tapas ini. Maka kran pun akan bersih.
Kalau kran bernoda kapur bahkan agak tebal, ambil kapas lalu beri beberapa tetes cuka. Gosokkan kapas itu pada kran selama beberapa menit. Setelah itu diamkan selama 1-2 jam. Noda kapur pun akan larut.
Gosok kran dengan bubuk pembersih untuk stainless steel. Lalu bilas dengan air panas. Terakhir, kran dilap sampai kering.
Atau buat larutan 1/2 sendok makan air garam yang dicampur asam. Ambil lap atau tapas, celupkan ke larutan ini. Lalu gosok kran dengan lap atau tapas ini. Maka kran pun akan bersih.
Kalau kran bernoda kapur bahkan agak tebal, ambil kapas lalu beri beberapa tetes cuka. Gosokkan kapas itu pada kran selama beberapa menit. Setelah itu diamkan selama 1-2 jam. Noda kapur pun akan larut.
Kloset Mampat
Bila suatu hari kloset mampat, jangan panik. Segera beli garam kira-kira 5 kilogram. Setelah ditumbuk halus, taburkan garam tersebut ke lubang WC. Mudah-mudahan lancar kembali.
Bila suatu hari kloset mampat, jangan panik. Segera beli garam kira-kira 5 kilogram. Setelah ditumbuk halus, taburkan garam tersebut ke lubang WC. Mudah-mudahan lancar kembali.
Membersihkan Noda Kapur
Mereka yang air di rumahnya mengandung air kapur akan membuat dinding dan lantai kamar mandi serta WC bernoda kapur. Untuk menghilangkannya, buat larutan yang terdiri atas air dan garam dengan perbandingan 1 : 2. Bersihkan bagian yang bernoda dengan air larutan tersebut.
Untuk menghindari noda kapur, setiap kali selesai mandi hendaknya dinding kamar mandi dilap hingga kering.
Mereka yang air di rumahnya mengandung air kapur akan membuat dinding dan lantai kamar mandi serta WC bernoda kapur. Untuk menghilangkannya, buat larutan yang terdiri atas air dan garam dengan perbandingan 1 : 2. Bersihkan bagian yang bernoda dengan air larutan tersebut.
Untuk menghindari noda kapur, setiap kali selesai mandi hendaknya dinding kamar mandi dilap hingga kering.
Membersihkan Bak Air atau Bathtub
Sebelum anda mulai membersihkan bak air atau bathtub, kucurkan dulu pancuran air sepanas mungkin selama beberapa saat. Bagian yang kotor yang terkena air panas akan lebih mudah dibersihkan.
Bak air atau bathtub yang sudah menguning bisa kembali berkilau bersih bila digosok dengan atau disikat dengan larutan garam dicampur terpentin. Kemudian bilas dengan air bersih.
Bahan cuka merupakan penghilang noda yang bagus. Teteskan cuka pada kain lap lalu gosokkan pada noda. Terakhir, bilas dengan air.
Noda kehitaman dan terutama karat bisa dihilangkan dengan mengoleskan boraks yang diberi sedikit air dan cuka pada noda itu. Gosok larutan ini pada noda dengan menggunakan lap hingga nodanya hilang. Akhirnya, bilas dengan air bersih.
Bak air atau bathtub juga dapat kembali mengkilap bila digosok dengan sampo mobil. Biarkan selama beberapa menit, sebelum kering, gosok dengan kain bersih.
Noda membandel pada bak air dari keramik dapat dihilangkan dengan menggunakan tawas. Ambil tawas secukupnya, tumbuk sampai halus. Beri sedikit air hingga tawas membentuk krim kental. Krim tawas pun siap digosokkan ke keramik. Bila nodanya tetap membandel, tambahkan sedikit air perasan jeruk nipis pada krim tawas. Oleskan larutan ini pada noda dan biarkan mengering. Setelah itu beri lagi perasan air jeruk nipis, baru kemudian digosok. Akhirnya bilas dengan air bersih.
Sebelum anda mulai membersihkan bak air atau bathtub, kucurkan dulu pancuran air sepanas mungkin selama beberapa saat. Bagian yang kotor yang terkena air panas akan lebih mudah dibersihkan.
Bak air atau bathtub yang sudah menguning bisa kembali berkilau bersih bila digosok dengan atau disikat dengan larutan garam dicampur terpentin. Kemudian bilas dengan air bersih.
Bahan cuka merupakan penghilang noda yang bagus. Teteskan cuka pada kain lap lalu gosokkan pada noda. Terakhir, bilas dengan air.
Noda kehitaman dan terutama karat bisa dihilangkan dengan mengoleskan boraks yang diberi sedikit air dan cuka pada noda itu. Gosok larutan ini pada noda dengan menggunakan lap hingga nodanya hilang. Akhirnya, bilas dengan air bersih.
Bak air atau bathtub juga dapat kembali mengkilap bila digosok dengan sampo mobil. Biarkan selama beberapa menit, sebelum kering, gosok dengan kain bersih.
Noda membandel pada bak air dari keramik dapat dihilangkan dengan menggunakan tawas. Ambil tawas secukupnya, tumbuk sampai halus. Beri sedikit air hingga tawas membentuk krim kental. Krim tawas pun siap digosokkan ke keramik. Bila nodanya tetap membandel, tambahkan sedikit air perasan jeruk nipis pada krim tawas. Oleskan larutan ini pada noda dan biarkan mengering. Setelah itu beri lagi perasan air jeruk nipis, baru kemudian digosok. Akhirnya bilas dengan air bersih.
Subscribe to:
Posts (Atom)