Showing posts with label spons. Show all posts
Showing posts with label spons. Show all posts
Noda Cat pada Pakaian

Ambil spons bersih, celupkan ke terpentin. Lalu gosokkan spons ke noda cat sambil dikucek-kucek. Terakhir, cuci seperti biasa.

Atau ambil sebutir telur, pecahkan. Oleskan putih telur ke noda cat. Gosok kain/pakaian yang bernoda berulang-ulang dan rendam semalaman. Bilas dan cuci seperti biasa.
Merawat Kompor

Agar kompor selalu tampak bersih, bersihkan setiap hari. Seminggu sekali, saat melap tungku, oleskan vaselin agar kotorannya ikut terangkat dan sekaligus melindunginya dari karat.

Bila kompor sudah dingin, bersihkan kotorannya dengan tisu kasar. Setelah itu, buat adonan baking soda dan air dengan perbandingan 3 : 2. Taruh adonan ini di lap, gosokkan ke seluruh permukaan kompor. Ambil spons untuk mengangkat sisa-sisa adonan. Terakhir, dilap dengan lap kering hingga seluruh permukaan kompor benar-benar kering.

Atau ambil bawang merah besar, potong menjadi 2 bagian, lalu gosok-gosokkan ke noda di kompor. Maka noda pun akan menjadi hilang.
Merawat Panci/Wajan Teflon

Bila anda membli panci/wajan teflon baru, setelah dicuci dengan sabun cair dan spons lembut, olesi dengan minyak goreng. Diamkan selama 1 malam. Setelah itu, saat memasak jangan menggunakan api yang terlalu besar. Juga jangan dicuci saat masih panas atau menggunakan spons kasar dan abu gosok.

Saat menyimpan panci/wajan teflon, sebaiknya jangan ditumpuk. Kalau terpaksa ditumpuk, antara masing-masing peralatan alasi dengan tisu dapur.
Spons yang Bersih

Spons merupakan media yang baik untuk memindahkan kuman. Sebaiknya, setiap kali selesai mencuci piring, spons dibersihkan dan diseduh dengan air panas.
Membersihkan Dapur

Bila ingin membersihkan dapur, siapkan dua ember. Yang satu berisi air bersih, yang lain berisi air yang dicampur deterjen atau cairan pembersih. Cuci, sikat, gosok semua yang perlu dibersihkan. Terakhir, bilas dengan air bersih dan keringkan.

Untuk membersihkan dinding dapur dibutuhkan campuran satu cangkir cairan amoniak, 1/2 cangkir ekstrak cuka dan 1/2 cangkir washing soda (soda ash) dimasukkan ke dalam 10 liter air hangat, lalu dengan karet busa/spons atau kain pembersih yang lembut gosokkan ke dinding.

Untuk membersihkan noda minyak pada dinding, sapu noda dengan sebuah kuas bedak yang sudah ditaburi bedak talek. Lakukan berulang-ulang sampai noda hilang.
Membersihkan Sofa Kulit

Agar sofa kulit awet, jangan ditaruh di tempat yang kena sinar matahari langsung karena warnanya akan berubah. Sofa kulit cocok untuk negara tropis karena memerlukan kelembaban yang cukup agar kulitnya tetap lembut dan elastis.

Kalau sofa kulit terkena noda, bersihkan dengan lap basah yang diberi sabun, tapi jangan terlalu basah. Lalu dilap sampai kering. Kalau nodanya hebat, pakai spons yang lembab atau semir dengan semir sepatu warna netral. Sebaiknya sebelumnya dicoba dulu di tempat yang tak tampak.

Atau ambil bedak talek atau kapur jahit yang sudah ditumbuk lalu beri sedikit air. Taruh campuran pasta ini pada noda, maka noda pun akan hilang.

Bila noda ada lumpur, biarkan dulu lumpur mengering, baru bersihkan dengan sikat halus. Lalu gosok dengan vaselin. Terakhir gosok dengan lap bersih.
Bulu Hewan Mengotori Sofa

Bila kucing kesayangan anda suka tiduran di sofa, tentunya banyak bulu yang menempel di sofa. Untuk membersihkannya, ambil spons, basahkan, lalu lap sofa anda. Bila sudah banyak bulu yang menempel, cucilah spons itu. Ulangi ini beberapa kali sampai kursi benar-benar bebas bulu. Terakhir, gosoklah dengan lap kering.
Noda pada Sofa Beludru

Kalau memiliki sofa beludru, anda perlu sering menyikatnya dengan sikat halus. Kalau ada noda, segera bersihkan dengan spons kering.
Noda Tinta pada Mebel Kayu

Buat larutan berikut: 2 sendok makan cuka dicampur dengan 1 sendok makan air. Celupkan spons ke dalam larutan lalu oleskan pada noda. Selanjutnya, mebel dilap sampai kering. Setelah itu mebel kayu perlu dipelitur kembali.

Bisa juga dibersihkan dengan semir sepatu netral. Oleskan semir sepatu pada lap lalu gosok pada mebel.
Tips Merawat Karpet

Agar karpet tidak cepat tipis, karpet harus sering disedot debunya. Dan kalau menyedot debunya, jangan hanya permukaannya, tetapi juga sisi belakangnya.

Agar kembali bersih dan cerah (tidak kusam), taburkan sejumlah besar garam ke atas karpet, biarkan selama sekitar 1 jam. Selanjutnya, sedot dengan vacuum cleaner. Atau taburi garam halus yang basah, lalu sikat sampai bersih. Setelah itu gosok kembali dengan kain yang dibasahi juga dengan air garam.

Bisa juga dengan menggosokkan karpet secara saksama dengan campuran air dan cuka (10 : 1). Celupkan spons ke dalam larutan itu lalu gosokkan ke karpet. Setelah itu bilas dengan spons lagi yang kali ini dicelupkan ke dalam air bersih. Biarkan kering, warna karpet akan kembali cerah.

Supaya karpet bersih dan tampak seperti baru, gunakan sikat halus dan air garam. Celupkan sikat ke dalam air garam, kibaskan agar tak membawa banyak air. Setelah itu sikatlah karpet ke arah yang berlawanan dengan serat bulu karpet. Selanjutnya jemurlah karpet di terik matahari supaya tidak lembab.
Menghilangkan Bekas Perabot pada Karpet

Untuk menghilangkan bekas kaki kursi, meja, atau lemari pada karpet, ambil lap basah yang bersih, taruh di tempat yang berbekas itu. Setrika dengan setrika panas. Setelah itu, karpet segera disikat.

Bulu Hewan Mengotori Karpet

Bulu kucing pada karpet bisa mengakibatkan alergi. Untuk membersihkannya, ambil spons yang agak basah lalu lap karpet itu. Bulu-bulu hewan peliharaan akan menempel pada spons.
Membersihkan Karpet

Bila anda tidak tahu penyebab noda tersebut. Perciki sedikit cairan pembersih kaca. Lalu tekan-tekan dengan lap bersih yang menyreap air atau spons. Setelah itu, bersihkan dengan lap yang diberi air hangat. Terakhir keringkan dengan spons atau lap kering.

Noda yang masih baru pada karpet paling baik kalau segera dibersihkan dengan menggunakan air bersih. Tuangkan sedikit air pada noda itu. Gosok lalu keringkan.

Karpet terkena noda darah? Segera ambil spons dan celupkan ke air bersih. Usap spons ke noda sampai nodanya memudar.

Bila terkena noda tinta, segera ambil bubuk cream of tartar yang diberi perasan air jeruk nipis (lemon). Gosokkan larutan ini pada noda dengan lap atau spons bersih. Diamkan selama beberapa menit. Bersihkan bubuk itu dengan sikat bersih lalu ambil sisa bubuk tersebut dengan spons yang sebelumnya dicelupkan ke air hangat. Ulangi beberapa kali. Hati-hati, tetesan air jeruk nipis jangan sampai jatuh ke karpet.

Bila noda tintanya tidak hebat, dapat dibersihkan dengan larutan cuka yang dicampur dengan jeruk nipis (lemon). Atau ambil lap lalu tetesi alkohol agak banyak. Gosok noda tinta dengan lap tersebut.

Untuk noda susu, teh atau kopi, teteskan air deterjen lembut pada noda tersebut. Ambil spons lalu rendam ke air hangat dan peras. Usapkan spons ke karpet yang diberi air deterjen tadi. Setelah itu keringkan dengan lap atau spons kering.

Bila noda minyak pelumas, taburkan bubuk soda kue pada noda dan diamkan selama 1 jam agar minyak pelumasnya terserap. Setelah itu gosok perlahan-lahan. Ulangi beberapa kali.

Cara lain, ambil bensin atau tanah lempung lalu campurkan dengan sedikit cuka. Gosokkan larutan ini pada noda minyak pelumas dengan lap atau spons. Lakukan terus sampai nodanya hilang.

Bila karpet kejatuhan telur, segera bersihkan degan larutan air garam. Usahakan karpetnya jangan terlalu basah. Terakhir dilap dengan lap, tisu atau spons.

Bila karpet tercecer lumpur, segera taburi garam atau baking soda di tempat itu. Diamkan sampai kering, setelah itu sedot dengan vacuum cleaner.

Karpet yang terkena permen karet, atasi segera dengan es batu. Caranya, masukkan es batu ke dalam kantung plastik, gosokkan pada noda itu. Angkat sedapatnya. Setelah itu, ambil vaselin dan rolkan ke sisa permen karet.

Agar karpet tidak berubah warna dan tetap cemerlang, saat membersihkannya (setelah noda hilang), gunakan air dicampur cuka, jeruk nipis, atau boraks yang disikatkan perlahan pada karpet.
Noda pada Wallpaper

Bila dinding rumah anda menggunakan wallpaper, bersihkan setiap noda dengan setip putih.

Bila tak mau hilang, buat larutan baking soda dan sedikit air. Lalu gosokkan ke noda. Setelah itu, bersihkan dengan spons bersih.

Atau ambil satu sendok makan maizena, campurkan dengan sedikit air. Oleskan larutan ini ke noda dan diamkan sampai kering. Setelah itu gosok dengan sikat gigi halus atau lap basah.

Coretan Crayon pada Wallpaper

Kalau nodanya berupa crayon, coba gosok dengan sabut stainless steel (bisa dibeli di pasar swalayan) yang diberi bubuk deterjen. Gosok perlahan-lahan. Akhirnya, bilas dengan lap basah sampai sisa sabunnya hilang.

Cara lain dengan memberi sedikit baking soda pada lap basah lalu gosokkan ke wallpaper. Kemudian bilas dengan lap basah.