Showing posts with label serbet. Show all posts
Showing posts with label serbet. Show all posts
Merawat Microwave

Setiap hari microwave harus dibersihkan agar kotorannya tidak melekat dan tidak menebarkan bau tidak sedap. Ambillah serbet basah dan masukkan dalam microwave. Lalu operasikan microwave dengan kekuatan maksimum selama 30 - 40 detik. Uap yang dihasilkan akan melepaskan kotoran yang menempel. Lalu gunakan serbet panas itu untuk membersihkan interior microwave. Kalau serbetnya dianggap terlalu panas, tunggu sebentar.

Bau masakan yang melekat di microwave tentunya sangat tidak enak. Untuk menghilangkannya, ambil mangkuk lalu isi beberapa batang sereh, air, dan beberapa tetes air jeruk nipis. Masak air ini di microwave dengan kekuatan maksimum selama 30 - 60 detik. Diamkan sampai air agak dingin.

Kalau baunya sangat tidak enak, taruh bubuk vanili dalam mangkuk lalu nyalakan microwave dengan suhu maksimum selama 30 detik. Setelah itu pintu microwave jangan dibuka sampai 12 jam. Singkirkan vanili, setelah itu microwave dilap dengan lap bersih.
Merawat Talenan Kayu

Talenan kayu baru hendaknya tidak langsung dipakai tapi olesi dengan minyak goreng, lalu tutup dengan serbet atau aluminium foil. Diamkan selama 2 hari. Setelah itu bersihkan talenan dengan tisu dapur, kemudian cuci dengan sabun.

Agar talenan kayu tidak kusam, anda perlu sering mengolesinya dengan minyak goreng.

Atau taburi talenan dengan garam lalu gosok dengan irisan jeruk nipis. Kotoran pun akan mudah diangkat. Cara lain, olesi talenan dengan air perasan jeruk nipis. Diamkan selama 1 malam. Keesokan harinya bilas dan cuci dengan sabun.

Selain itu, setiap kali selesai menggunakan talenan, bersihkan kotoran yang menempel dengan cara mengeroknya dengan pisau. Karena kotoran itu mungkin saja mengandung bakteri yang dapat mengkontaminasi makanan. Namun ini tak perlu terlalu dikhawatirkan karena kayu secara alami dapat membunuh bakteri.

Jangan pernah merendam talenan kayu dalam air karena akan menyebabkan talenan berbau tidak sedap.

Bila talenan berbau amis, gosok talenan dengan cuka atau jeruk nipis. Setelah itu cuci seperti biasa.
Bau Tengik

Kaleng atau stoples yang digunakan untuk kerupuk atau makanan kecil kadang-kadang berbau tengik. Untuk menghilangkannya, robek-robeklah kertas koran, bakar dan masukkan ke dalam kaleng tadi. Begitu kertas habis terbakar, tutuplah cepat-cepat. Biarkan selama sekitar 10 menit. Setelah itu buang bekas bakaran tersebut dan cuci bersih kaleng atau stoples. Biasanya bau tengiknya akan hilang.

Cara lain, cuci kaleng atau stoples dengan sabun, lalu dilap sampai benar-benar kering. Setelah itu gosok bagian dalam kaleng atau stoples dengan tepung terigu atau beras. Kemudian kaleng atau stoples dilap dengan serbet bersih atau tisu dapur.