Noda Parfum
Parfum yang disemprotkan ke pakaian kadang meninggalkan bekas. Untuk membersihkannya, rendam pakaian di air hangat selama setengah jam. Lalu cuci seperti biasa.
Atau rendam pakaian dalam air yang diberi cuka selama beberapa jam. Setelah itu cuci seperti biasa.
Bisa juga cuci pakaian dengan air hangat lalu gosok noda parfum dengan gliserin. Setelah itu cuci pakaian seperti biasa.
Cara lain, noda bekas parfum pada pakaian bisa dihilangkan dengan cairan amoniak yang tidak pekat. Tetesi cairan amoniak ini pada noda, lalu kucek-kucek. Terakhir cucilah pakaian seperti biasa.
Showing posts with label cuka. Show all posts
Showing posts with label cuka. Show all posts
Noda Karat
Masak air di ketel, lalu pakaian yang terkena noda karat dijerang ke uap panas ketel sambil diberi perasan air jeruk nipis. Lalu kucek beberapa saat. Setelah itu cuci seperti biasa.
Atau tetesi bagian yang berkarat dengan cuka dan garam. Lalu gosok sampai bersih. Setelah itu cuci kain dengan sabun. Ulangi cara ini sampai noda karatnya hilang.
Cara lain, teteskan air jeruk nipis pada bagian pakaian yang bernoda karat. Sementara itu ambil kain bersih dan celupkan ke air. Lalu taruh kain di atas noda. Setelah itu setrika pakaian yang ditutup kain bersih. Ulangi beberapa kali maka noda karat pun akan hilang.
Masak air di ketel, lalu pakaian yang terkena noda karat dijerang ke uap panas ketel sambil diberi perasan air jeruk nipis. Lalu kucek beberapa saat. Setelah itu cuci seperti biasa.
Atau tetesi bagian yang berkarat dengan cuka dan garam. Lalu gosok sampai bersih. Setelah itu cuci kain dengan sabun. Ulangi cara ini sampai noda karatnya hilang.
Cara lain, teteskan air jeruk nipis pada bagian pakaian yang bernoda karat. Sementara itu ambil kain bersih dan celupkan ke air. Lalu taruh kain di atas noda. Setelah itu setrika pakaian yang ditutup kain bersih. Ulangi beberapa kali maka noda karat pun akan hilang.
Noda Kuning pada Kain atau Pakaian Putih
Kain atau pakaian putih yang disimpan lama kadang bernoda kekuningan. Untuk menghilangkannya, buat air panas dicampur deterjen dan beri asam sitrun secukupnya. Masukkan pakaian dan rendam sebentar. Lalu kucek sebentar. Kain pun akan menjadi putih kembali.
Atau buat campuran obat pemutih dan air dengan perbandingan 1:8. Rendam pakaian selama 10 menit di larutan tersebut. Setelah diperas, celupkan kain ke dalam air yang diberi sedikit cuka untuk menetralisir daya kerja obat pemutih. Bilas dan cuci seperti biasa.
Bisa juga dengan campuran obat pemutih dan air dengan perbandingan 1:1. Lalu ambil cairan tersebut dengan pipet dan tuang ke noda. Setelah digosok sebentar, bilas dengan air. Kalau perlu ulang kembali sampai nodanya hilang.
Cara lain, gosok pakaian putih dengan belimbing wuluh. Menggosoknya harus rata agar kain tidak putih sebagian dan kuning di bagian lain. Diamkan semalam. Keesokan harinya, cuci pakaian seperti biasa dan bilas dengan air bersih.
Atau ambil beberapa potong kulit jeruk nipis dan taruh di sebuah kantung kecil yang menyerap air. Masukkan jeruk dalam kantung lalu taruh dalam air cucian. Cucilah kain putih dengan air itu.
Atau ambil 2 buah mengkudu/pace, buang kulit luarnya lalu ambil airnya. Tuang air mengkudu ini ke dalam 1 liter air. Rendam pakaian putih selama semalam. Keesokan harinya, cuci pakaian seperti biasa.
Kain atau pakaian putih yang disimpan lama kadang bernoda kekuningan. Untuk menghilangkannya, buat air panas dicampur deterjen dan beri asam sitrun secukupnya. Masukkan pakaian dan rendam sebentar. Lalu kucek sebentar. Kain pun akan menjadi putih kembali.
Atau buat campuran obat pemutih dan air dengan perbandingan 1:8. Rendam pakaian selama 10 menit di larutan tersebut. Setelah diperas, celupkan kain ke dalam air yang diberi sedikit cuka untuk menetralisir daya kerja obat pemutih. Bilas dan cuci seperti biasa.
Bisa juga dengan campuran obat pemutih dan air dengan perbandingan 1:1. Lalu ambil cairan tersebut dengan pipet dan tuang ke noda. Setelah digosok sebentar, bilas dengan air. Kalau perlu ulang kembali sampai nodanya hilang.
Cara lain, gosok pakaian putih dengan belimbing wuluh. Menggosoknya harus rata agar kain tidak putih sebagian dan kuning di bagian lain. Diamkan semalam. Keesokan harinya, cuci pakaian seperti biasa dan bilas dengan air bersih.
Atau ambil beberapa potong kulit jeruk nipis dan taruh di sebuah kantung kecil yang menyerap air. Masukkan jeruk dalam kantung lalu taruh dalam air cucian. Cucilah kain putih dengan air itu.
Atau ambil 2 buah mengkudu/pace, buang kulit luarnya lalu ambil airnya. Tuang air mengkudu ini ke dalam 1 liter air. Rendam pakaian putih selama semalam. Keesokan harinya, cuci pakaian seperti biasa.
Kerah Blus Tetap Putih
Jengkel karena blus putih kerahnya sering dekil akibat terkena keringat? Untuk mengatasinya, sebelum dicuci gosoklah dengan kapur tulis. Diamkan sampai meresap. Setelah itu baru dicuci seperti biasa.
Atau olesi kerah blus dengan sampo yang dapat melarutkan lemak. Diamkan beberapa saat, baru dicuci seperti biasa sambil dikucek-kucek.
Cara lain, buat larutan air hangat dan cuka, dengan perbandingan 50:1. Gosok bagian yang terkena noda keringat dengan larutan tersebut.
Bisa juga dengan mengolesi bagian yang terkan noda keringat dengan baking soda yang diberi sedikit air. Diamkan selama 30 menit, lalu cuci seperti biasa.
Kalau anda mempunyai aspirin, ambil 2 tablet lalu larutkan dalam air. Cuci pakaian tersebut dengan air larutan aspirin. Setelah itu cuci seperti biasa.
Jengkel karena blus putih kerahnya sering dekil akibat terkena keringat? Untuk mengatasinya, sebelum dicuci gosoklah dengan kapur tulis. Diamkan sampai meresap. Setelah itu baru dicuci seperti biasa.
Atau olesi kerah blus dengan sampo yang dapat melarutkan lemak. Diamkan beberapa saat, baru dicuci seperti biasa sambil dikucek-kucek.
Cara lain, buat larutan air hangat dan cuka, dengan perbandingan 50:1. Gosok bagian yang terkena noda keringat dengan larutan tersebut.
Bisa juga dengan mengolesi bagian yang terkan noda keringat dengan baking soda yang diberi sedikit air. Diamkan selama 30 menit, lalu cuci seperti biasa.
Kalau anda mempunyai aspirin, ambil 2 tablet lalu larutkan dalam air. Cuci pakaian tersebut dengan air larutan aspirin. Setelah itu cuci seperti biasa.
Hemat Sabun Cuci
Kalau anda ingin berhemat, gunakan sabun pencuci yang murah saja lalu berikan sedikit ekstrak cuka. Sifat cuka mampu menghilangkan lemak dan membuat piring dan mangkuk bersih dan mengkilap kembali.
Bila biasa menggunakan sabun cair, tetapi tiba-tiba kehabisan, anda bisa menggunakan sampo.
Kalau anda ingin berhemat, gunakan sabun pencuci yang murah saja lalu berikan sedikit ekstrak cuka. Sifat cuka mampu menghilangkan lemak dan membuat piring dan mangkuk bersih dan mengkilap kembali.
Bila biasa menggunakan sabun cair, tetapi tiba-tiba kehabisan, anda bisa menggunakan sampo.
Lemari Es Berbau Tidak Enak
Bau berbagai macam makanan dalam lemari es bisa dihilangkan dengan meletakkan beberapa potong arang dalam kantung dari bahan katun tipis dalam lemari es.
Atau taruh cuka dalam wadah terbuka dan biarkan beberapa saat dalam lemari es.
Bisa juga dengan menaruh bubuk kopi di piring atau mangkuk kecil. Masukkan dalam lemari es. Diamkan sampai bau tak enak hilang.
Untuk menghindari bau tidak enak, sebaiknya makanan yang menebarkan bau kuat seperti ikan, melon, atau duren, dibungkus dulu dengan plastik, baru dimasukkan ke lemari es.
Bau berbagai macam makanan dalam lemari es bisa dihilangkan dengan meletakkan beberapa potong arang dalam kantung dari bahan katun tipis dalam lemari es.
Atau taruh cuka dalam wadah terbuka dan biarkan beberapa saat dalam lemari es.
Bisa juga dengan menaruh bubuk kopi di piring atau mangkuk kecil. Masukkan dalam lemari es. Diamkan sampai bau tak enak hilang.
Untuk menghindari bau tidak enak, sebaiknya makanan yang menebarkan bau kuat seperti ikan, melon, atau duren, dibungkus dulu dengan plastik, baru dimasukkan ke lemari es.
Membersihkan Lemari Es
Agar lemari es tetap bersih dan bekerja dengan baik, anda perlu membersihkannya setiap bulan. Saat membersihkan, jangan lupa mencabut kabelnya. Setelah semua isinya dikeluarkan, bodi lemari es dan rak-raknya dibersihkan dengan sabun cair yang lembut. Karet-karet pintu juga harus dibersihkan agar pintu dapat ditutup dengan baik.
Noda Kuning pada Lemari Es
Lemari es yang kurang terawat, kerap bernoda kekuning-kuningan. Untuk menghilangkan noda, mula-mula lap lemari es dengan lap basah untuk menghilangkan semua kotoran. Lalu lemari es dilap sampai benar-benar kering. Kemudian ambil lap bersih dan oleskan odol. Gosokkan lap ke bagian yang bernoda, niscaya dalam waktu singkat nodanya akan hilang.
Lemari Es Berjamur
Untuk menghindari lemari es anda berjamur, saat membersihkan lemari es, lap yang agak basah diberi cuka atau air perasan jeruk nipis. Lalu seluruh interior lemari es dilap.
Agar lemari es tetap bersih dan bekerja dengan baik, anda perlu membersihkannya setiap bulan. Saat membersihkan, jangan lupa mencabut kabelnya. Setelah semua isinya dikeluarkan, bodi lemari es dan rak-raknya dibersihkan dengan sabun cair yang lembut. Karet-karet pintu juga harus dibersihkan agar pintu dapat ditutup dengan baik.
Noda Kuning pada Lemari Es
Lemari es yang kurang terawat, kerap bernoda kekuning-kuningan. Untuk menghilangkan noda, mula-mula lap lemari es dengan lap basah untuk menghilangkan semua kotoran. Lalu lemari es dilap sampai benar-benar kering. Kemudian ambil lap bersih dan oleskan odol. Gosokkan lap ke bagian yang bernoda, niscaya dalam waktu singkat nodanya akan hilang.
Lemari Es Berjamur
Untuk menghindari lemari es anda berjamur, saat membersihkan lemari es, lap yang agak basah diberi cuka atau air perasan jeruk nipis. Lalu seluruh interior lemari es dilap.
Merawat Talenan Kayu
Talenan kayu baru hendaknya tidak langsung dipakai tapi olesi dengan minyak goreng, lalu tutup dengan serbet atau aluminium foil. Diamkan selama 2 hari. Setelah itu bersihkan talenan dengan tisu dapur, kemudian cuci dengan sabun.
Agar talenan kayu tidak kusam, anda perlu sering mengolesinya dengan minyak goreng.
Atau taburi talenan dengan garam lalu gosok dengan irisan jeruk nipis. Kotoran pun akan mudah diangkat. Cara lain, olesi talenan dengan air perasan jeruk nipis. Diamkan selama 1 malam. Keesokan harinya bilas dan cuci dengan sabun.
Selain itu, setiap kali selesai menggunakan talenan, bersihkan kotoran yang menempel dengan cara mengeroknya dengan pisau. Karena kotoran itu mungkin saja mengandung bakteri yang dapat mengkontaminasi makanan. Namun ini tak perlu terlalu dikhawatirkan karena kayu secara alami dapat membunuh bakteri.
Jangan pernah merendam talenan kayu dalam air karena akan menyebabkan talenan berbau tidak sedap.
Bila talenan berbau amis, gosok talenan dengan cuka atau jeruk nipis. Setelah itu cuci seperti biasa.
Talenan kayu baru hendaknya tidak langsung dipakai tapi olesi dengan minyak goreng, lalu tutup dengan serbet atau aluminium foil. Diamkan selama 2 hari. Setelah itu bersihkan talenan dengan tisu dapur, kemudian cuci dengan sabun.
Agar talenan kayu tidak kusam, anda perlu sering mengolesinya dengan minyak goreng.
Atau taburi talenan dengan garam lalu gosok dengan irisan jeruk nipis. Kotoran pun akan mudah diangkat. Cara lain, olesi talenan dengan air perasan jeruk nipis. Diamkan selama 1 malam. Keesokan harinya bilas dan cuci dengan sabun.
Selain itu, setiap kali selesai menggunakan talenan, bersihkan kotoran yang menempel dengan cara mengeroknya dengan pisau. Karena kotoran itu mungkin saja mengandung bakteri yang dapat mengkontaminasi makanan. Namun ini tak perlu terlalu dikhawatirkan karena kayu secara alami dapat membunuh bakteri.
Jangan pernah merendam talenan kayu dalam air karena akan menyebabkan talenan berbau tidak sedap.
Bila talenan berbau amis, gosok talenan dengan cuka atau jeruk nipis. Setelah itu cuci seperti biasa.
Merawat Peralatan Aluminium
Peralatan aluminium anda sudah kusam? Coba ambil belau secukupnya, lalu beri sedikit air. Remas-remas larutan belau hingga hancur. Setelah itu gosokkan ke peralatan aluminium sambil diberi sedikit air bila perlu. Dalam sekejap peralatan pun menjadi kinclong. Terakhir cuci seperti biasa.
Atau buat campuran abu gosok, sabun colek, dan garam kasar. Gosokkan campuran ini ke peralatan aluminium yang kusam. Peralatan pun akan kembali bersih. Lalu cuci seperti biasa.
Kalau peralatan aluminium hitam akibat oksidasi, isi dengan air yang diberi cuka, air perasan jeruk nipis, atau belimbing wuluh. Didihkan larutan tersebut selama 15 menit. Kotoran pun akan mudah lepas.
Peralatan aluminium anda sudah kusam? Coba ambil belau secukupnya, lalu beri sedikit air. Remas-remas larutan belau hingga hancur. Setelah itu gosokkan ke peralatan aluminium sambil diberi sedikit air bila perlu. Dalam sekejap peralatan pun menjadi kinclong. Terakhir cuci seperti biasa.
Atau buat campuran abu gosok, sabun colek, dan garam kasar. Gosokkan campuran ini ke peralatan aluminium yang kusam. Peralatan pun akan kembali bersih. Lalu cuci seperti biasa.
Kalau peralatan aluminium hitam akibat oksidasi, isi dengan air yang diberi cuka, air perasan jeruk nipis, atau belimbing wuluh. Didihkan larutan tersebut selama 15 menit. Kotoran pun akan mudah lepas.
Membersihkan Panci dan Wajan
Bila panci atau wajan sudah kusam, jangan buru-buru dibuang. Rebus bayam sampai mendidih dalam peralatan masak tersebut. Biarkan mendidih selama beberapa waktu, baru kemudian matikan api. Panci atau wajan pun akan kinclong kembali. Hal ini disebabkan karena asam oksalat yang terkandung dalam bayan.
Atau buat larutan 1 cangkir, 2 sendok makan baking soda, setengah cangkir cuka. Taruh larutan ini dalam panci atau wajan yang kusam lalu rebus selama 10 - 15 menit.
Panci aluminium akan berkilau kembali bila digunakan untuk memasak potongan tomat, apel atau kentang.
Panci dan wajan baru sebaiknya sebelum dipakai, dibersihkan dulu agar kalau sampai bahannya luntur, tidak terkena makanan yang dimasak. Caranya, rebus beberapa helai daun bambu kira-kira selama 1 jam dengan panci atau wajan itu. Kalau masih ada lunturan, ulangi proses ini.
Panci atau wajan yang berkerak dapat dibersihkan dengan cara menyiramkan larutan garam dan cuka. Dengan cara ini, kerak akan hilang dengan sendirinya.
Bila panci atau wajan sudah kusam, jangan buru-buru dibuang. Rebus bayam sampai mendidih dalam peralatan masak tersebut. Biarkan mendidih selama beberapa waktu, baru kemudian matikan api. Panci atau wajan pun akan kinclong kembali. Hal ini disebabkan karena asam oksalat yang terkandung dalam bayan.
Atau buat larutan 1 cangkir, 2 sendok makan baking soda, setengah cangkir cuka. Taruh larutan ini dalam panci atau wajan yang kusam lalu rebus selama 10 - 15 menit.
Panci aluminium akan berkilau kembali bila digunakan untuk memasak potongan tomat, apel atau kentang.
Panci dan wajan baru sebaiknya sebelum dipakai, dibersihkan dulu agar kalau sampai bahannya luntur, tidak terkena makanan yang dimasak. Caranya, rebus beberapa helai daun bambu kira-kira selama 1 jam dengan panci atau wajan itu. Kalau masih ada lunturan, ulangi proses ini.
Panci atau wajan yang berkerak dapat dibersihkan dengan cara menyiramkan larutan garam dan cuka. Dengan cara ini, kerak akan hilang dengan sendirinya.
Ketel Tetap Bersih
Ketel yang sudah lama dipakai, perlu dibersihkan karena berkerak. Untuk itu isi ketel dengan air yang diberi garam. Didihkan air garam selama setengah jam. Setelah itu, angkat dan dinginkan. Kocok-kocok air dalam ketel sampai keraknya lepas.
Atau isi ketel dengan air, cuka, dan garam. Lalu diamkan semalaman. Keesokan harinya, kerak ketel pun akan lepas dengan mudah.
Bisa juga dengan mengisi penuh ketel dengan air lalu masukkan segenggam daun kumis kucing. Rebus sampai airnya mendidih, setelah itu, diamkan air rebusan selama semalam. Keesokan harinya, kerak pun akan dengan mudah dikelupas.
Ketel yang sudah lama dipakai, perlu dibersihkan karena berkerak. Untuk itu isi ketel dengan air yang diberi garam. Didihkan air garam selama setengah jam. Setelah itu, angkat dan dinginkan. Kocok-kocok air dalam ketel sampai keraknya lepas.
Atau isi ketel dengan air, cuka, dan garam. Lalu diamkan semalaman. Keesokan harinya, kerak ketel pun akan lepas dengan mudah.
Bisa juga dengan mengisi penuh ketel dengan air lalu masukkan segenggam daun kumis kucing. Rebus sampai airnya mendidih, setelah itu, diamkan air rebusan selama semalam. Keesokan harinya, kerak pun akan dengan mudah dikelupas.
Membersihkan Barang Kristal
Barang-barang yang terbuat dari kristal (seperti botol, tempat air, gelas, atau jambangan) yang bagian dalamnya kusam bisa dibersihkan dengan campuran garam dan cuka hangat. Aduk larutan tersebut lalu gosokkan ke barang kristal dengan hati-hati, kemudian bilas.
Barang-barang yang terbuat dari kristal (seperti botol, tempat air, gelas, atau jambangan) yang bagian dalamnya kusam bisa dibersihkan dengan campuran garam dan cuka hangat. Aduk larutan tersebut lalu gosokkan ke barang kristal dengan hati-hati, kemudian bilas.
Gelas Kembali Kinclong
Gelas beling (kaca) yang sudah lama dipakai atau sangat jarang digunakan biasanya terlihat kusam. Agar gelas kembali kinclong, cucilah gelas dengan air yang sudah dicampur dengan cuka. Gosok seluruh gelas itu dengan air tersebut. Lalu bilaslah dengan air bersih.
Cara lain, bila anda mengupas nanas, mata dan hatinya jangan dibuang. Gunakan mata dan hati nanas yang sudah diremas-remas untuk menggosok gelas yang kusam. Setelah itu cuci gelas seperti biasa.
Lemari tempat menyimpan gelas harus sering dibersihkan dengan lap basah.
Gelas beling (kaca) yang sudah lama dipakai atau sangat jarang digunakan biasanya terlihat kusam. Agar gelas kembali kinclong, cucilah gelas dengan air yang sudah dicampur dengan cuka. Gosok seluruh gelas itu dengan air tersebut. Lalu bilaslah dengan air bersih.
Cara lain, bila anda mengupas nanas, mata dan hatinya jangan dibuang. Gunakan mata dan hati nanas yang sudah diremas-remas untuk menggosok gelas yang kusam. Setelah itu cuci gelas seperti biasa.
Lemari tempat menyimpan gelas harus sering dibersihkan dengan lap basah.
Mencegah Botol Kusam
Botol air yang dipakai bertahun-tahun sering kali menjadi kuning. Untuk membersihkannya, cobalah masukkan air dan cuka ke dalam botol. Lalu diamkan selama beberapa jam. Terakhir cuci dengan cairan sabun dan bilas dengan air bersih.
Cara lain, masukkan belimbing wuluh yang sudah diremas-remas, lalu gosok dengan sikat botol. Setelah bersih, cuci dengan cairan sabun dan bilas dengan air bersih. Botol pun akan bersih kembali.
Atau rendam botol dalam air sabun yang diberi abu gosok dan sesendok cuka hingga setengah botol. Rendam botol selama 5 menit. Sikat bagian luar dan dalam botol sampai rata. Kocok dan bilas sampai bersih.
Botol air yang dipakai bertahun-tahun sering kali menjadi kuning. Untuk membersihkannya, cobalah masukkan air dan cuka ke dalam botol. Lalu diamkan selama beberapa jam. Terakhir cuci dengan cairan sabun dan bilas dengan air bersih.
Cara lain, masukkan belimbing wuluh yang sudah diremas-remas, lalu gosok dengan sikat botol. Setelah bersih, cuci dengan cairan sabun dan bilas dengan air bersih. Botol pun akan bersih kembali.
Atau rendam botol dalam air sabun yang diberi abu gosok dan sesendok cuka hingga setengah botol. Rendam botol selama 5 menit. Sikat bagian luar dan dalam botol sampai rata. Kocok dan bilas sampai bersih.
Membersihkan Bekas Hangus
Untuk membersihkan bekas hangus, taburi panci atau wajan dengan sabun bubuk agak banyak lalu beri sedikit air. Masaklah air itu sampai mendidih. Setelah api dimatikan biarkan air rebusan tetap dalam panci atau wajan selama beberapa jam. Biasanya sisa-sisa makanan hangus yang menempel itu akan lepas.
Atau isi panci/wajan dengan air, garam, cuka atau jeruk nipis. Rebus air larutan ini sampai mendidih. Setelah itu, matikan kompor dan biarkan air rebusan tetap dalam panci atau wajan hingga dingin. Setelah itu cuci dengan sabun sambil digosok agak kuat. Bila panci atau wajan dilapisi dengan teflon, jangan menggosok terlalu kuat.
Cara lain, isi panci atau wajan dengan air panas lalu tambahkan beberapa sendok baking soda. Rebus larutan ini sampai kerak hangusnya lepas.
Bisa juga dengan merebus irisan bawang. Caranya, irisan-irisan bawang merah direbus dengan sedikit air. Tak lama kemudian, bagian yang hangus akan mengapung di permukaan air.
Noda hangus yang membandel pada pirex dapat dihilangkan dengan mengisi air hangat ditambah 1 sendok makan baking soda. Diamkan selama 1 jam. Setelah itu cuci seperti biasa.
Atau rendam pirex dalam air yang diberi kaporit selama 1-2 jam. Setelah itu cuci seperti biasa.
Untuk membersihkan bekas hangus, taburi panci atau wajan dengan sabun bubuk agak banyak lalu beri sedikit air. Masaklah air itu sampai mendidih. Setelah api dimatikan biarkan air rebusan tetap dalam panci atau wajan selama beberapa jam. Biasanya sisa-sisa makanan hangus yang menempel itu akan lepas.
Atau isi panci/wajan dengan air, garam, cuka atau jeruk nipis. Rebus air larutan ini sampai mendidih. Setelah itu, matikan kompor dan biarkan air rebusan tetap dalam panci atau wajan hingga dingin. Setelah itu cuci dengan sabun sambil digosok agak kuat. Bila panci atau wajan dilapisi dengan teflon, jangan menggosok terlalu kuat.
Cara lain, isi panci atau wajan dengan air panas lalu tambahkan beberapa sendok baking soda. Rebus larutan ini sampai kerak hangusnya lepas.
Bisa juga dengan merebus irisan bawang. Caranya, irisan-irisan bawang merah direbus dengan sedikit air. Tak lama kemudian, bagian yang hangus akan mengapung di permukaan air.
Noda hangus yang membandel pada pirex dapat dihilangkan dengan mengisi air hangat ditambah 1 sendok makan baking soda. Diamkan selama 1 jam. Setelah itu cuci seperti biasa.
Atau rendam pirex dalam air yang diberi kaporit selama 1-2 jam. Setelah itu cuci seperti biasa.
Kata Kunci
baking soda,
bawang,
cuka,
garam,
jeruk nipis,
kaporit,
panci,
pirex,
sabun bubuk,
teflon,
wajan
Terganggu Bau Plastik
Wadah dari plastik kerap berbau tidak enak. Untuk menghilangkannya, masukkan koran atau arang ke wadah. Diamkan selama beberapa hari.
Atau masak air teh yang agak kental sebanyak setengah liter, lalu tambahkan sedikit garam. Setelah teh agak dingin, tuang ke dalam wadah plastik. Lalu kocok selama 10 menit. Buang airnya dan cuci seperti biasa.
Cara lain, ambil air secukupnya lalu campurkan dengan 1 sendok makan cuka biang. Kocok dan diamkan selama 1 malam. Cuci bersih dan bilas.
Wadah dari plastik kerap berbau tidak enak. Untuk menghilangkannya, masukkan koran atau arang ke wadah. Diamkan selama beberapa hari.
Atau masak air teh yang agak kental sebanyak setengah liter, lalu tambahkan sedikit garam. Setelah teh agak dingin, tuang ke dalam wadah plastik. Lalu kocok selama 10 menit. Buang airnya dan cuci seperti biasa.
Cara lain, ambil air secukupnya lalu campurkan dengan 1 sendok makan cuka biang. Kocok dan diamkan selama 1 malam. Cuci bersih dan bilas.
Peralatan Masak Bau Amis
Sehabis memasak ikan atau makanan laut lainnya, peralatan masak kerap masih tetap bau amis walau sudah dicuci bersih. Untuk menghilangkan bau amis, setelah dicuci, gunakan untuk merebus ampas daun teh selama setengah jam. Maka bau amis pun akan hilang.
Atau tuang cuka pada peralatan masak lalu gosok sampai merata. Setelah itu, cuci peralatan masak seperti biasa.
Bisa juga dengan menyangrai garam pada peralatan masak yang bau amis. Setelah itu, buang garam dan olesi peralatan masak dengan minyak.
Sehabis memasak ikan atau makanan laut lainnya, peralatan masak kerap masih tetap bau amis walau sudah dicuci bersih. Untuk menghilangkan bau amis, setelah dicuci, gunakan untuk merebus ampas daun teh selama setengah jam. Maka bau amis pun akan hilang.
Atau tuang cuka pada peralatan masak lalu gosok sampai merata. Setelah itu, cuci peralatan masak seperti biasa.
Bisa juga dengan menyangrai garam pada peralatan masak yang bau amis. Setelah itu, buang garam dan olesi peralatan masak dengan minyak.
Bak Cuci Piring Tetap Bersih
Bak cuci dan rak piring bisa menjadi sarang bakteri. Karena itu, kedua benda itu harus sering dicuci dengan air panas setelah digunakan.
Bak cuci piring yang terbuat dari stainless steel tidak terlalu membutuhkan perawatan yang sulit. Setiap kali sehabis mencuci, cukup dibersihkan dengan bubuk pembersih stainless steel. Lalu dibilas dengan air panas. Terakhir, keringkan dengan lap.
Bisa juga seluruh bak cuci piring digosok dengan larutan baking soda yang diberi sedikit air dan cuka. Selanjutnya, lalukan seperti di atas.
Setelah dibersihkan, gosok bak cuci piring dengan lap yang diberi beberapa tetes baby oil.
Bila ada noda air atau karat, atau kerak kapur, gosoklah bak cuci piring dengan lap yang sudah dibasahi dengan cuka, spiritus, atau alkohol. Noda karat pada bak cuci piring dari metal bisa dihilangkan dengan lap yang sudah dicelupkan ke bensin.
Bak cuci dan rak piring bisa menjadi sarang bakteri. Karena itu, kedua benda itu harus sering dicuci dengan air panas setelah digunakan.
Bak cuci piring yang terbuat dari stainless steel tidak terlalu membutuhkan perawatan yang sulit. Setiap kali sehabis mencuci, cukup dibersihkan dengan bubuk pembersih stainless steel. Lalu dibilas dengan air panas. Terakhir, keringkan dengan lap.
Bisa juga seluruh bak cuci piring digosok dengan larutan baking soda yang diberi sedikit air dan cuka. Selanjutnya, lalukan seperti di atas.
Setelah dibersihkan, gosok bak cuci piring dengan lap yang diberi beberapa tetes baby oil.
Bila ada noda air atau karat, atau kerak kapur, gosoklah bak cuci piring dengan lap yang sudah dibasahi dengan cuka, spiritus, atau alkohol. Noda karat pada bak cuci piring dari metal bisa dihilangkan dengan lap yang sudah dicelupkan ke bensin.
Kata Kunci
alkohol,
baby oil,
bak cuci piring,
baking soda,
bensin,
cuka,
dapur,
karat,
rak piring,
spiritus,
stainless steel
Membersihkan Dapur
Bila ingin membersihkan dapur, siapkan dua ember. Yang satu berisi air bersih, yang lain berisi air yang dicampur deterjen atau cairan pembersih. Cuci, sikat, gosok semua yang perlu dibersihkan. Terakhir, bilas dengan air bersih dan keringkan.
Untuk membersihkan dinding dapur dibutuhkan campuran satu cangkir cairan amoniak, 1/2 cangkir ekstrak cuka dan 1/2 cangkir washing soda (soda ash) dimasukkan ke dalam 10 liter air hangat, lalu dengan karet busa/spons atau kain pembersih yang lembut gosokkan ke dinding.
Untuk membersihkan noda minyak pada dinding, sapu noda dengan sebuah kuas bedak yang sudah ditaburi bedak talek. Lakukan berulang-ulang sampai noda hilang.
Bila ingin membersihkan dapur, siapkan dua ember. Yang satu berisi air bersih, yang lain berisi air yang dicampur deterjen atau cairan pembersih. Cuci, sikat, gosok semua yang perlu dibersihkan. Terakhir, bilas dengan air bersih dan keringkan.
Untuk membersihkan dinding dapur dibutuhkan campuran satu cangkir cairan amoniak, 1/2 cangkir ekstrak cuka dan 1/2 cangkir washing soda (soda ash) dimasukkan ke dalam 10 liter air hangat, lalu dengan karet busa/spons atau kain pembersih yang lembut gosokkan ke dinding.
Untuk membersihkan noda minyak pada dinding, sapu noda dengan sebuah kuas bedak yang sudah ditaburi bedak talek. Lakukan berulang-ulang sampai noda hilang.
Pintu Bilik Kamar Mandi
Bila bilik kamar mandi menggunakan pintu kaca atau fiberglass, pintu bisa segera kembali berkilau bila jamur yang sudah menebal di kaca itu digosok dengan cuka.
Agar tak cepat berjamur, pintu kaca atau fiberglass perlu dicuci dan dilap sampai kering setiap hari.
Bila bilik kamar mandi menggunakan pintu kaca atau fiberglass, pintu bisa segera kembali berkilau bila jamur yang sudah menebal di kaca itu digosok dengan cuka.
Agar tak cepat berjamur, pintu kaca atau fiberglass perlu dicuci dan dilap sampai kering setiap hari.
Subscribe to:
Posts (Atom)