Gelas Kembali Kinclong
Gelas beling (kaca) yang sudah lama dipakai atau sangat jarang digunakan biasanya terlihat kusam. Agar gelas kembali kinclong, cucilah gelas dengan air yang sudah dicampur dengan cuka. Gosok seluruh gelas itu dengan air tersebut. Lalu bilaslah dengan air bersih.
Cara lain, bila anda mengupas nanas, mata dan hatinya jangan dibuang. Gunakan mata dan hati nanas yang sudah diremas-remas untuk menggosok gelas yang kusam. Setelah itu cuci gelas seperti biasa.
Lemari tempat menyimpan gelas harus sering dibersihkan dengan lap basah.
Gelas yang Menumpuk
Bila suatu ketika gelas-gelas anda yang menumpuk sulit dilepaskan, jangan panik! Oleskan sabun colek di mulut masing-masing gelas lalu diamkan beberapa saat. Gelas pun akan lebih mudah dilepaskan.
Atau rendam tumpukan gelas tadi dalam seember air sambil diputar-putar perlahan. Kalau masih saja tidak mau lepas, rendam gelas selama sekitar 15 menit, lalu putar-putar lagi, sampai gelas dapat dipisahkan.
Bisa juga dengan cara mengisi gelas sebelah atas dengan air dingin dan gelas yang paling bawah direndam dalam air panas. Dengan harapan, gelas yang bawah akan memuai sedangkan gelas yang di atas akan menyusut sehingga gelas akan mudah dilepas. Cuma hati-hati, karena gelas bisa pecah akibat perbedaan suhu.
Bila suatu ketika gelas-gelas anda yang menumpuk sulit dilepaskan, jangan panik! Oleskan sabun colek di mulut masing-masing gelas lalu diamkan beberapa saat. Gelas pun akan lebih mudah dilepaskan.
Atau rendam tumpukan gelas tadi dalam seember air sambil diputar-putar perlahan. Kalau masih saja tidak mau lepas, rendam gelas selama sekitar 15 menit, lalu putar-putar lagi, sampai gelas dapat dipisahkan.
Bisa juga dengan cara mengisi gelas sebelah atas dengan air dingin dan gelas yang paling bawah direndam dalam air panas. Dengan harapan, gelas yang bawah akan memuai sedangkan gelas yang di atas akan menyusut sehingga gelas akan mudah dilepas. Cuma hati-hati, karena gelas bisa pecah akibat perbedaan suhu.
Gelas Bernoda
Noda teh atau kopi yang membandel pada gelas dapat dihilangkan dengan garam. Gosoklah noda dengan garam kasar. Setelah itu cuci seperti biasa.
Ambil jeruk nipis atau belimbing wuluh lalu potong-potong. Gosokkan jeruk atau belimbing wuluh pada noda. Diamkan beberapa saat. Terakhir cuci seperti biasa.
Pada mug keramik, noda teh atau kopi dapat dibersihkan dengan baking soda. Taburkan sedikit baking soda pada noda. Lalu gosok dengan sabut. Akhirnya cuci seperti biasa.
Noda teh atau kopi yang membandel pada gelas dapat dihilangkan dengan garam. Gosoklah noda dengan garam kasar. Setelah itu cuci seperti biasa.
Ambil jeruk nipis atau belimbing wuluh lalu potong-potong. Gosokkan jeruk atau belimbing wuluh pada noda. Diamkan beberapa saat. Terakhir cuci seperti biasa.
Pada mug keramik, noda teh atau kopi dapat dibersihkan dengan baking soda. Taburkan sedikit baking soda pada noda. Lalu gosok dengan sabut. Akhirnya cuci seperti biasa.
Cobek Baru Luntur
Cobek baru kerap luntur sehingga barang yang diulek menjadi hitam. Untuk mengatasinya, olesi cobek dan ulekannya dengan minyak goreng lalu panggang di atas api sampai minyaknya kering. Angkat! Setelah itu carilah ampas kelapa, ulek ampas di cobek. Niscaya noda hitam akan hilang. Terakhir, cobek dicuci bersih.
Cobek baru kerap luntur sehingga barang yang diulek menjadi hitam. Untuk mengatasinya, olesi cobek dan ulekannya dengan minyak goreng lalu panggang di atas api sampai minyaknya kering. Angkat! Setelah itu carilah ampas kelapa, ulek ampas di cobek. Niscaya noda hitam akan hilang. Terakhir, cobek dicuci bersih.
Tutup Botol Ngadat
Botol dengan mulut ulir (misalnya botol selai) kerap sukar dibuka. Bila hal itu terjadi, celupkan bagian tutup botol itu ke dalam air panas. Selang beberapa waktu, tutup botol pun dapat dibuka dengan mudah.
Atau ambil beberapa karet gelang, ikatkan (lilitkan) pada tutup botol. Dengan demikian anda dapat memutar dan membuka tutup botol dengan mudah.
Botol dengan mulut ulir (misalnya botol selai) kerap sukar dibuka. Bila hal itu terjadi, celupkan bagian tutup botol itu ke dalam air panas. Selang beberapa waktu, tutup botol pun dapat dibuka dengan mudah.
Atau ambil beberapa karet gelang, ikatkan (lilitkan) pada tutup botol. Dengan demikian anda dapat memutar dan membuka tutup botol dengan mudah.
Mencegah Botol Kusam
Botol air yang dipakai bertahun-tahun sering kali menjadi kuning. Untuk membersihkannya, cobalah masukkan air dan cuka ke dalam botol. Lalu diamkan selama beberapa jam. Terakhir cuci dengan cairan sabun dan bilas dengan air bersih.
Cara lain, masukkan belimbing wuluh yang sudah diremas-remas, lalu gosok dengan sikat botol. Setelah bersih, cuci dengan cairan sabun dan bilas dengan air bersih. Botol pun akan bersih kembali.
Atau rendam botol dalam air sabun yang diberi abu gosok dan sesendok cuka hingga setengah botol. Rendam botol selama 5 menit. Sikat bagian luar dan dalam botol sampai rata. Kocok dan bilas sampai bersih.
Botol air yang dipakai bertahun-tahun sering kali menjadi kuning. Untuk membersihkannya, cobalah masukkan air dan cuka ke dalam botol. Lalu diamkan selama beberapa jam. Terakhir cuci dengan cairan sabun dan bilas dengan air bersih.
Cara lain, masukkan belimbing wuluh yang sudah diremas-remas, lalu gosok dengan sikat botol. Setelah bersih, cuci dengan cairan sabun dan bilas dengan air bersih. Botol pun akan bersih kembali.
Atau rendam botol dalam air sabun yang diberi abu gosok dan sesendok cuka hingga setengah botol. Rendam botol selama 5 menit. Sikat bagian luar dan dalam botol sampai rata. Kocok dan bilas sampai bersih.
Sayang Botol Bekas
Botol bekas sambal atau kecap misalnya, dibuang sayang. Anda mungkin dapat memanfaatkannya untuk berbagai hal. Untuk menghilangkan bau dan sekaligus membersihkannya, masukkan air dicampur alkohol, lalu dikocok-kocok. Setelah itu cuci dengan cairan sabun dan bilas dengan air bersih.
Cara lain, isi botol dengan abu gosok lalu taruh botol tersebut dalam panci yang berisi air. Rebus botol yang berisi abu gosok selama 30 menit. Setelah botol menjadi dingin kembali, cuci botol sampai bersih dengan cairan sabun yang hangat. Bilas dan keringkan.
Botol bekas sambal atau kecap misalnya, dibuang sayang. Anda mungkin dapat memanfaatkannya untuk berbagai hal. Untuk menghilangkan bau dan sekaligus membersihkannya, masukkan air dicampur alkohol, lalu dikocok-kocok. Setelah itu cuci dengan cairan sabun dan bilas dengan air bersih.
Cara lain, isi botol dengan abu gosok lalu taruh botol tersebut dalam panci yang berisi air. Rebus botol yang berisi abu gosok selama 30 menit. Setelah botol menjadi dingin kembali, cuci botol sampai bersih dengan cairan sabun yang hangat. Bilas dan keringkan.
Membersihkan Bekas Hangus
Untuk membersihkan bekas hangus, taburi panci atau wajan dengan sabun bubuk agak banyak lalu beri sedikit air. Masaklah air itu sampai mendidih. Setelah api dimatikan biarkan air rebusan tetap dalam panci atau wajan selama beberapa jam. Biasanya sisa-sisa makanan hangus yang menempel itu akan lepas.
Atau isi panci/wajan dengan air, garam, cuka atau jeruk nipis. Rebus air larutan ini sampai mendidih. Setelah itu, matikan kompor dan biarkan air rebusan tetap dalam panci atau wajan hingga dingin. Setelah itu cuci dengan sabun sambil digosok agak kuat. Bila panci atau wajan dilapisi dengan teflon, jangan menggosok terlalu kuat.
Cara lain, isi panci atau wajan dengan air panas lalu tambahkan beberapa sendok baking soda. Rebus larutan ini sampai kerak hangusnya lepas.
Bisa juga dengan merebus irisan bawang. Caranya, irisan-irisan bawang merah direbus dengan sedikit air. Tak lama kemudian, bagian yang hangus akan mengapung di permukaan air.
Noda hangus yang membandel pada pirex dapat dihilangkan dengan mengisi air hangat ditambah 1 sendok makan baking soda. Diamkan selama 1 jam. Setelah itu cuci seperti biasa.
Atau rendam pirex dalam air yang diberi kaporit selama 1-2 jam. Setelah itu cuci seperti biasa.
Untuk membersihkan bekas hangus, taburi panci atau wajan dengan sabun bubuk agak banyak lalu beri sedikit air. Masaklah air itu sampai mendidih. Setelah api dimatikan biarkan air rebusan tetap dalam panci atau wajan selama beberapa jam. Biasanya sisa-sisa makanan hangus yang menempel itu akan lepas.
Atau isi panci/wajan dengan air, garam, cuka atau jeruk nipis. Rebus air larutan ini sampai mendidih. Setelah itu, matikan kompor dan biarkan air rebusan tetap dalam panci atau wajan hingga dingin. Setelah itu cuci dengan sabun sambil digosok agak kuat. Bila panci atau wajan dilapisi dengan teflon, jangan menggosok terlalu kuat.
Cara lain, isi panci atau wajan dengan air panas lalu tambahkan beberapa sendok baking soda. Rebus larutan ini sampai kerak hangusnya lepas.
Bisa juga dengan merebus irisan bawang. Caranya, irisan-irisan bawang merah direbus dengan sedikit air. Tak lama kemudian, bagian yang hangus akan mengapung di permukaan air.
Noda hangus yang membandel pada pirex dapat dihilangkan dengan mengisi air hangat ditambah 1 sendok makan baking soda. Diamkan selama 1 jam. Setelah itu cuci seperti biasa.
Atau rendam pirex dalam air yang diberi kaporit selama 1-2 jam. Setelah itu cuci seperti biasa.
Kata Kunci
baking soda,
bawang,
cuka,
garam,
jeruk nipis,
kaporit,
panci,
pirex,
sabun bubuk,
teflon,
wajan
Aroma Hangus di Ruangan
Mungkin anda lupa atau terlambat mematikan api kompor sehingga masakan menjadi hangus. Meskipun makanan yang hangus sudah dibuang tapi baunya masih menebar ke seluruh ruang. Untuk menghilangkannya, ambil panci lalu isi dengan air dan beberapa irisan jeruk nipis (lemon). Rebus larutan ini sampai mendidih. Bau hangus di ruangan pun perlahan-lahan akan hilang.
Mungkin anda lupa atau terlambat mematikan api kompor sehingga masakan menjadi hangus. Meskipun makanan yang hangus sudah dibuang tapi baunya masih menebar ke seluruh ruang. Untuk menghilangkannya, ambil panci lalu isi dengan air dan beberapa irisan jeruk nipis (lemon). Rebus larutan ini sampai mendidih. Bau hangus di ruangan pun perlahan-lahan akan hilang.
Bau Tengik
Kaleng atau stoples yang digunakan untuk kerupuk atau makanan kecil kadang-kadang berbau tengik. Untuk menghilangkannya, robek-robeklah kertas koran, bakar dan masukkan ke dalam kaleng tadi. Begitu kertas habis terbakar, tutuplah cepat-cepat. Biarkan selama sekitar 10 menit. Setelah itu buang bekas bakaran tersebut dan cuci bersih kaleng atau stoples. Biasanya bau tengiknya akan hilang.
Cara lain, cuci kaleng atau stoples dengan sabun, lalu dilap sampai benar-benar kering. Setelah itu gosok bagian dalam kaleng atau stoples dengan tepung terigu atau beras. Kemudian kaleng atau stoples dilap dengan serbet bersih atau tisu dapur.
Kaleng atau stoples yang digunakan untuk kerupuk atau makanan kecil kadang-kadang berbau tengik. Untuk menghilangkannya, robek-robeklah kertas koran, bakar dan masukkan ke dalam kaleng tadi. Begitu kertas habis terbakar, tutuplah cepat-cepat. Biarkan selama sekitar 10 menit. Setelah itu buang bekas bakaran tersebut dan cuci bersih kaleng atau stoples. Biasanya bau tengiknya akan hilang.
Cara lain, cuci kaleng atau stoples dengan sabun, lalu dilap sampai benar-benar kering. Setelah itu gosok bagian dalam kaleng atau stoples dengan tepung terigu atau beras. Kemudian kaleng atau stoples dilap dengan serbet bersih atau tisu dapur.
Terganggu Bau Plastik
Wadah dari plastik kerap berbau tidak enak. Untuk menghilangkannya, masukkan koran atau arang ke wadah. Diamkan selama beberapa hari.
Atau masak air teh yang agak kental sebanyak setengah liter, lalu tambahkan sedikit garam. Setelah teh agak dingin, tuang ke dalam wadah plastik. Lalu kocok selama 10 menit. Buang airnya dan cuci seperti biasa.
Cara lain, ambil air secukupnya lalu campurkan dengan 1 sendok makan cuka biang. Kocok dan diamkan selama 1 malam. Cuci bersih dan bilas.
Wadah dari plastik kerap berbau tidak enak. Untuk menghilangkannya, masukkan koran atau arang ke wadah. Diamkan selama beberapa hari.
Atau masak air teh yang agak kental sebanyak setengah liter, lalu tambahkan sedikit garam. Setelah teh agak dingin, tuang ke dalam wadah plastik. Lalu kocok selama 10 menit. Buang airnya dan cuci seperti biasa.
Cara lain, ambil air secukupnya lalu campurkan dengan 1 sendok makan cuka biang. Kocok dan diamkan selama 1 malam. Cuci bersih dan bilas.
Peralatan Masak Bau Amis
Sehabis memasak ikan atau makanan laut lainnya, peralatan masak kerap masih tetap bau amis walau sudah dicuci bersih. Untuk menghilangkan bau amis, setelah dicuci, gunakan untuk merebus ampas daun teh selama setengah jam. Maka bau amis pun akan hilang.
Atau tuang cuka pada peralatan masak lalu gosok sampai merata. Setelah itu, cuci peralatan masak seperti biasa.
Bisa juga dengan menyangrai garam pada peralatan masak yang bau amis. Setelah itu, buang garam dan olesi peralatan masak dengan minyak.
Sehabis memasak ikan atau makanan laut lainnya, peralatan masak kerap masih tetap bau amis walau sudah dicuci bersih. Untuk menghilangkan bau amis, setelah dicuci, gunakan untuk merebus ampas daun teh selama setengah jam. Maka bau amis pun akan hilang.
Atau tuang cuka pada peralatan masak lalu gosok sampai merata. Setelah itu, cuci peralatan masak seperti biasa.
Bisa juga dengan menyangrai garam pada peralatan masak yang bau amis. Setelah itu, buang garam dan olesi peralatan masak dengan minyak.
Menghilangkan Aroma Bawang pada Pisau
Pisau yang dipakai untuk mengupas dan mengiris bawang kerap meninggalkan bau bawang. Untuk menghilangkannya, gunakan pisau itu untuk memotong kentang. Lakukan ini beberapa kali.
Kalau pisau sudah dicuci tetapi tetap bau, cobalah ganggang pisau itu di atas api. Baunya pun akan hilang.
Pisau yang dipakai untuk mengupas dan mengiris bawang kerap meninggalkan bau bawang. Untuk menghilangkannya, gunakan pisau itu untuk memotong kentang. Lakukan ini beberapa kali.
Kalau pisau sudah dicuci tetapi tetap bau, cobalah ganggang pisau itu di atas api. Baunya pun akan hilang.
Bau Amis Peralatan Makan
Piring dan mangkuk yang dipakai untuk menghidangkan makanan laut, kadang bau amisnya tidak mau hilang. Untuk itu cucilah piring dan mangkuk dengan air dingin, kemudian cuci sekali lagi dengan air hangat. Dengan demikian bau amis tidak akan masuk ke pori-pori.
Cara lain, sebelum dicuci dengan sabun, hendaknya piring dan mangkuk dicuci dengan air jeruk nipis (lemon) atau limau. Baru setelah itu dicuci dengan sabun.
Bisa juga piring dan mangkuk yang bau amis direndam dalam larutan soda kue. Perbandingannya, 1 sendok makan soda kue dilarutkan dalam 1 liter air. Rendam barang-barang ini selama 30 menit. Setelah itu baru dicuci dengan sabun seperti biasa.
Bila kebetulan memakai bekatul, gosokkan bekatul yang telah diberi sedikit air ke piring dan mangkuk. Setelah itu cuci seperti biasa.
Piring dan mangkuk yang dipakai untuk menghidangkan makanan laut, kadang bau amisnya tidak mau hilang. Untuk itu cucilah piring dan mangkuk dengan air dingin, kemudian cuci sekali lagi dengan air hangat. Dengan demikian bau amis tidak akan masuk ke pori-pori.
Cara lain, sebelum dicuci dengan sabun, hendaknya piring dan mangkuk dicuci dengan air jeruk nipis (lemon) atau limau. Baru setelah itu dicuci dengan sabun.
Bisa juga piring dan mangkuk yang bau amis direndam dalam larutan soda kue. Perbandingannya, 1 sendok makan soda kue dilarutkan dalam 1 liter air. Rendam barang-barang ini selama 30 menit. Setelah itu baru dicuci dengan sabun seperti biasa.
Bila kebetulan memakai bekatul, gosokkan bekatul yang telah diberi sedikit air ke piring dan mangkuk. Setelah itu cuci seperti biasa.
Bak Cuci Piring Tetap Bersih
Bak cuci dan rak piring bisa menjadi sarang bakteri. Karena itu, kedua benda itu harus sering dicuci dengan air panas setelah digunakan.
Bak cuci piring yang terbuat dari stainless steel tidak terlalu membutuhkan perawatan yang sulit. Setiap kali sehabis mencuci, cukup dibersihkan dengan bubuk pembersih stainless steel. Lalu dibilas dengan air panas. Terakhir, keringkan dengan lap.
Bisa juga seluruh bak cuci piring digosok dengan larutan baking soda yang diberi sedikit air dan cuka. Selanjutnya, lalukan seperti di atas.
Setelah dibersihkan, gosok bak cuci piring dengan lap yang diberi beberapa tetes baby oil.
Bila ada noda air atau karat, atau kerak kapur, gosoklah bak cuci piring dengan lap yang sudah dibasahi dengan cuka, spiritus, atau alkohol. Noda karat pada bak cuci piring dari metal bisa dihilangkan dengan lap yang sudah dicelupkan ke bensin.
Bak cuci dan rak piring bisa menjadi sarang bakteri. Karena itu, kedua benda itu harus sering dicuci dengan air panas setelah digunakan.
Bak cuci piring yang terbuat dari stainless steel tidak terlalu membutuhkan perawatan yang sulit. Setiap kali sehabis mencuci, cukup dibersihkan dengan bubuk pembersih stainless steel. Lalu dibilas dengan air panas. Terakhir, keringkan dengan lap.
Bisa juga seluruh bak cuci piring digosok dengan larutan baking soda yang diberi sedikit air dan cuka. Selanjutnya, lalukan seperti di atas.
Setelah dibersihkan, gosok bak cuci piring dengan lap yang diberi beberapa tetes baby oil.
Bila ada noda air atau karat, atau kerak kapur, gosoklah bak cuci piring dengan lap yang sudah dibasahi dengan cuka, spiritus, atau alkohol. Noda karat pada bak cuci piring dari metal bisa dihilangkan dengan lap yang sudah dicelupkan ke bensin.
Kata Kunci
alkohol,
baby oil,
bak cuci piring,
baking soda,
bensin,
cuka,
dapur,
karat,
rak piring,
spiritus,
stainless steel
Subscribe to:
Posts (Atom)